Agenda

Sekolah Agama ICRP: Transendensi Agama Agama (10 Agustus 2012)

 

Pendahuluan 

Sepanjang sejarah, agama telah berperan penting bagi peradaban dunia. Agama di satu sisi telah memberikan sumbangan yang besar dan positif bagi perkembangan kehidupan sosial dan juga ilmu pengetahuan serta teknologi. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa agama di sisi lain juga terlibat dalam berbagai kerusakan moral hidup orang banyak. Tak jarang karena persoalan teologis, ekonomi, pendidikan, kesenjangan sosial dan kecemburuan sosial, manusia berani mengatasnamakan agama yang dianutnya, untuk menghakimi dan mendiskriminasikan sesamanya yang menganut agama yang berbeda, dengan menggunakan kekerasan baik yang secara pribadi maupun struktural.

Maka dari itu harus diakui bahwa konflik antar agama merupakan suatu hal yang telah mewarnai sejarah peradaban dunia. Salah satu upaya untuk menghilangkan terjadinya konflik antar agama adalah dengan mengadakan dialog antar agama. Hal ini disebabkan karena, melalui dialog antar agama kita dapat belajar untuk memandang segala perbedaan secara positif.

Dialog antar agama juga dapat ditempuh dalam berbagai bentuk, seperti contohnya seperti, dialog Teologis dialog yang bersifat teori karena membahas ajaran-ajaran dari masing-masing agama, lalu dialog Kemanusiaan yaitu kerja sama antar umat beragama yang berbeda demi tujuan kemanusiaan seperti penanggulangan narkoba, penanggulangan kemiskinan dan bencana alam, kemudian yang terakhir adalah dialog Iman atau Spiritual yaitu dialog esoteris, dimana tiap-tiap penganut agama-agama yang berbeda membagikan pengalaman rohaninya.

Di dalam Dialog Teologis dan Dialog Iman atau Spiritual, tentunya kita akan memahami transendensi dari tiap-tiap agama yang berbeda satu sama lain. Selain itu kita juga akan mengetahui, sejauh mana peran nilai transendensi tiap-tiap agama dalam kehidupan moralitas masyarakat sehari-hari. Tentunya bagi masyarakat yang hidup dalam struktur alam yang bersifat kapitalis, konsumerisme, sekuler maupun sosialis, akan mempertanyakan apakah agama masih memiliki nilai transendensi yang dapat bertahan sampai akhir zaman. Ataukah transendensi dari tiap-tiap agama kini hanya ‘ada’ dalam bentuk teori namun tidak ‘ada’ dalam bentuk praktik, karena telah hilang lenyap seiring dengan perkembangan zaman.

Maka dari itu demi terciptanya pemahaman akan transendensi dari tiap-tiap agama dan demi memahami peran nilai transendensi agama-agama dalam moralitas masyarakat, maka Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP) merasa perlu untuk membagikan pengetahuan tentang nilai transendensi dari masing-masing agama, melalui kegiatan Sekolah Agama dengan tema “Transendensi Agama-Agama” dengan narasumber Romo Robini, OP sebagai perwakilan dari Kristen Katolik & Bapak  Surya Widya sebagai perwakilan dari Buddha. Di dalam seminar ini nantinya juga akan hadir para panelis dari agama Kristen Protestan, Islam dan Hindu.

 

Tujuan

Adapun tujuan kegiatan ini adalah sebagai berikut:

  1. Membahas sejauh mana nilai transendensi terdapat dalam setiap agama.
  2. Membahas ukuran pengaplikasian dari nilai transendensi tiap-tiap agama dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Membahas peran nilai transendensi agama dalam membangun kemajuan mentalitas & moralitas masyarakat demi bangsa & Negara.
  4. Membangun kesadaran & kepekaan moral yang berdasar pada transendensi dari masing-masing agama yang dianutnya.


Waktu dan Tempat

Adapun pelaksanaan acara akan diselenggarakan pada:

Hari/ Tanggal : Jum’at, 10 Agustus 2012.

Narasumber: Romo Robini, OP (Perwakilan dari Kristen Katolik) dan Bapak Surya Widya (Perwakilan dari Buddha & Mantan Ketua Umum Magabudhi)

Waktu             :  Pukul 19.00 – 21.00 WIB

Tempat           :  Sekretariat ICRP, Jl. Cempaka Putih Barat XXI No. 34 Jakarta Pusat.

 

Pertanyaan-pertanyaan penting

Adapun materi-materi yang secara garis besar akan didiskusikan, terangkum dalam beberapa pertanyaan penting berikut ini:

1.) Bagaimana pemahaman transendensi dalam agama Buddha & Kristen Katolik?

2.) Bagaimana pemahaman transendensi dalam agama-agama non-Buddha & non-Kristen

Katolik?

3.) Sejauh mana peran dan dampak nilai transendensi dari tiap-tiap agama pada perkembangan moralitas masyarakat khususnya  Indonesia?

4.) Sejauh mana peran dan dampak nilai transendensi dari tiap-tiap agama, dalam membangun masyarakat yang berjiwa pancasila dan nasionalis?

5.) Bagaimana mengaplikasikan nilai transendensi tiap-tiap agama dalam kehidupan sehari-hari?

 

Selamat datang dan berdiskusi

Salam

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close