Berita JaringanDoa Lintas AgamaHAMPelanggaran Kebebasan BeragamaPress ReleaseSiaran Pers

Pernyataan Sikap Pemuda Lintas Iman – Aksi Damai: Pemuda Lintas Iman Menyikapi Tragedi Sigi

Gusdurian Jakarta dan Forum Temu Kebangsaan Orang Muda

PERNYATAAN SIKAP PEMUDA LINTAS IMAN
Aksi Damai: Pemuda Lintas Iman Menyikapi Tragedi Sigi

Pada 27 November 2020 lalu, Indonesia dikagetkan dengan penyerangan satu keluarga di dusun 5 Tokolemo desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, yang telah menewaskan empat orang dan membakar 6 rumah warga, serta satu rumah tempat pelayanan ibadah. Pembunuhan tersebut dilakukan oleh kelompok MIT (Mujahidin Indonesia Timur) pimpinan Ali Kora.

Peristiwa peristiwa teror yang dilakukan oleh oknum dengan membawa label agama dan melakukan penyerangan kelompok agama lain masih menjadi deret permasalahan di Indonesia. Dampak dari hal tersebut secara sosial adalah terbentuk wacana anti kelompok agama tertentu dan sentimen antara pemeluk agama lain. Hal tersebut dapat memberi ruang oleh kelompok yang berusaha memecah belah bangsa dan menghancurkan persatuan bangsa dengan menggunakan agama sebagai alat.

Indonesia adalah negara majemuk yang terbentuk dari 1340 suku bangsa, 6 agama besar dan 245 agama lokal. Sejarah mencatat bahwa kemajemukan Indonesia merupakan kekuatan Indonesia untuk terlepas dari penjajahan. Konsolidasi dan solidaritas Para Founding terdahulu untuk menghasilkan sebuah kata “Merdeka” akhirnya mampu merubah seluruh tatanan hidup rakyat Indonesia.

Gusdurian Jakarta dan Forum Temu Kebangsaan Orang Muda adalah Perkumpulan yang terdiri dari pemuda lintas iman dan kepercayaan yang concern pada isu isu sosial. Tragedi Sigi bukan konflik pertama kali yang kami soroti. Dengan semangat Pemuda kami mengambil kepeloporan untuk berkontribusi dalam menciptakan perdamaian dunia. Mengutip pesan Gusdur bahwa sejatinya Agama dilahirkan untuk Kedamaian bukan untuk Kekerasan.

Oleh karena itu kami Gusdurian Jakarta dan Forum Temu Kebangsaan Orang Muda bersolidaritas menginisiasi Aksi Damai dalam menyikapi Tragedi Sigi untuk mengutuk segala bentuk kekerasan dan teror yang dilakukan kelompok tertentu sekaligus meredam beberapa kemarahan yang mampu merusak perdamaian antar sesama.
Kami Pemuda Lintas Iman dengan ini menyatakan sikap:

  1. Mengecam segala tindak terorisme yang dialami Masyarakat Poso karena tindakan tersebut tidak berketuhanan dan tidak berperikemanusiaan
  2. Meminta pihak penegak hukum untuk mengusut tuntas atas kejahatan keji kelompok MIT
  3. Meminta semua pihak untuk tidak ikut tersulut amarah dan masuk dalam konflik agama
  4. Mengajak semua pihak untuk menyebarkan pesan damai dan memperkuat solidaritas untuk Masyarakat Poso yang kini masih berada di pengungsian dengan rasa takut.
  5. Meminta pihak keamanan untuk menjamin keamanan Masyarakat Poso atas teror yang terjadi.

Jakarta, 1 Desember 2020
Pemuda Lintas Iman

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close