Harian

Perjuangan Gigih GKI Yasmin

Untuk yang kesekian kalinya Jemaat GKI Yasmin menggelar Ibadat di depan Istana Merdeka Jl. Medan Merdeka Utara, Minggu (12/02/2012). Mengharap penyelesaian yang tak kunjung usai, tak henti-henti mereka berjuang gigih untuk mendapat hak kebebesan beribadat seperti dulu kala.

Dalam ibadat kali ini, mereka didampingi sejumlah tokoh dan aktivis kebebasan beragama. Seperti anggota DPR Lily Wahid, advokat Todung Mulya Lubis, pengurus PGI Goemar Gultom,  Wakil Sekjen PBNU M. Imdadun Rahmat, dan puluhan aktivis lintas agama. Selain itu, turut pula mendampingi jemaat penyanyi Glen Fredly yang memberikan semangat kepada jemaat dengan lantunan syairnya.

Anggota DPR Lily Wahid dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa negara seharusnya memberikan perlindungan terhadap jemaat GKI Yasmin yang hak beribadatnya telah dirampas. “Hari ini yang kita tagih kepada negara adalah perlindungan kepada saudara-saudara kita dari GKI Yasmin” Tegasnya. Menurut adik almarhum Gus Dur Ini negara kita telah 66 tahun merdeka tetapi malah mundur. Negara tidak lagi hadir dan memberikan keamanan pada warganya. Oleh sebab itu, Lily menegaskan pihaknya akan terus mendampingi jemaat GKI Yasmin sampai mereka mendapatkan hak-hak mereka.

Sedangkan Todung Mulya Lubis memberikan penegasan bahwa kebebasan beragama adalah kebebasan hak asasi manusia yang tidak dapat diganggu gugat dan tidak ada siapapun yang berhak melarangnya. Menurutnya jelas problema GKI Yasmin ini adalah sebuah kemunduran yang pada pemerintahan-pemerintahan sebelumnya belum pernah ada. Masalah hukum, advokat senior ini dengan tegas mengatakan bahwa perjuangan jemaat GKI Yasmin tengah pada puncaknya. “Tidak ada yang bisa melawan keputusan Mahkamah Agung” tegasnya. Tetapi fakyanya hanya di Indonesia kepastian hukum kalah dengan kekuasaan.

Goemar Gultom, pengurus PGI merasa kecewa terhadap presiden yang tengah mengabaikan persoalan GKI Yasmin dan membiarkan ini berlarut-larut. “Pak presiden, bapak berjanji 16 desember yang lalu kalau menteri yang bapak tugaskan untuk menyelesaikan persoalan Yasmin, bapak akan turun tangan langsung” tegasnya. Lanjut Goemar “tapi kami mendengar bahwa GKI Yasmin bukan urusan presiden. Kami bingung.” Tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama pengurus PBNU dan sekaligus pengurus ICRP M. Imdadun Rahmat memberikan semangat kepada jemaat untuk tetap memperjuangkan hak-hak mereka. Karena menurut Imdad persoalan GKI Yasmin merupakan persoalan intoleransi, persoalan semua masyarakat, dan persoalan bangsa.  [M. Mukhlisin]

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Check Also

Close
Close