Musdah MuliaPodcast

Perempuan Ulama di Masa Nabi dan Sahabat

Podcast Prof. Dr. Musdah Mulia

Prof. Dr. Musdah Mulia mengapresiasi kegiatan Generasi Literat yang menyelenggarakan Pesantren Hari Sabtu. Gerakan generasi literat sangat tepat, karena menurut Musdah Mulia, persoalan kebangsaan dan kemanusiaan dan juga keagamaan yang muncul belakangan ini disebabkan oleh rendahnya literasi di masyarakat kita, dalam kehidupan bersama ini juga termasuk juga rendahnya literasi agama.

Apa yg dimaksud dengan perempuan ulama?

Banyak bertanya mengapa perempuan ulama, dalam bahasa indonesia. Kita mengikuti kaidah bahasa Indonesia, kita memakai pola buku baru, karena itu dipakai istilah Perempuan Ulama.

Ulama dari bahasa arab, kata tunggalnya berasal dari kata alim, artinya orang yang memiliki pengetahuan – dalam konteks ini memiliki pengetahuan keagamaan.  Kata jamaknya adalah ulama. Karena menggunakan bahasa Arab yang seksis, maka kata alim itu laki-laki, ulama itu konotasinya laki-laki yang alim. Lalu sekumpulan orang memunculkan istilah alimah, alimatun untuk tunggal dan kalau jamak alimat, yang menunjukkan sekelompok perempuan mumpuni yang memiliki kemampuan seperti ulama yang disebut alimat.  Tetapi istilah ini tidak populer, setiap menyebut ulama selalu konotasinya adalah laki-laki, tidak pernah untuk perempuan.

Ini semua menunjukkan adanya tantangan bagi kita semua untuk mensosialisasikan makna ulama yang sesungguhnya.

 

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Check Also

Close
Close