Harian

Pengungsi Sampang Ingin Pulang

Kerusuhan di Desa Karang Gayam Kecamatan Omben dan Desa Bluuran Kecamatan Karang Penang menyebabkan 71 kepala keluarga (KK) harus mengungsi di GOR Sampang sejak 26 Agustus 2012 lalu.Warga Syiah tersebut saat ini sudah mulai merasa jenuh berada di tempat pengungsian. Mereka ingin pulang secepatnya keperkampungan mereka masing-masing karena tidak nyaman dengan kondisi pengungsian yang seadanya. Selain itu mereka juga mempunyai aktifitas ditempat masing-masing.

“Para pengungsi sudah mulai jenuh dan ingin pulang kampung,” kata anggota Tim Advokasi dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Universalia untuk Pengungsi Sampang, Agus Setiawan, saat dihubungi dari Jakarta, Senin (10/9/2012) seperti dikutip kompas.com.

Agus Setiawan mengungkapkan, sebagian pengungsi remaja sudah meninggalkan GOR untuk meneruskan pendidikan. Adapun kaum tua memilih tinggal dengan keluarganya di Jawa. Sebagian besar pengungsi masih tinggal di penampungan dengan fasilitas seadanya.

“Mereka gelisah karena belum memperoleh kepastian kapan dapat kembali ke kampung halaman, apalagi tembakau di ladang saat ini sudah siap panen,” katanya dalam kompsa.com.

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Check Also

Close
Close