Kliping Berita

Pemuda Katolik Diharapkan Bisa Atasi Isu Intoleransi

JAKARTA, KOMPAS.com –  Pemuda Katolik sebagai organisasi kepemudaan (OKP) diharapkan dapat berperan dalam memperkuat toleransi kehidupan beragama, khususnya di kalangan kaum muda Indonesia. Harapan tersebut disampaikan Ketua Umum DPP KNPI Taufan Eko Nugroho Rotorasiko dalam acara pelantikan Pengurus Pusat Pemuda Katolik di Jakarta, Jumat (12/10/2012) malam.

“Saya merasa senang sekali ada regenerasi OKP di bawah KNPI. Semoga Pemuda Katolik bisa menyatukan potensi termasuk menyelesaikan isu intoleransi antar umat beragama,” kata Taufan Rotorasiko dalam sambutannya.

Menurut Taufan, Pemuda Katolik dan OKP-OKP lainnya baik bersifat keagamaan dan kebudayaan mampu menyatukan potensi yang ada di Indonesia. Ia menjelaskan bahwa dalam rangka hari Sumpah Pemuda, KNPI akan menggelar Rakernas pada 22-24 Oktober 2012 mendatang untuk mengingatkan kembali persatuan pemuda Indonesia.

Melalui Rakernas tersebut KNPI melalui OKP bisa berperan aktif dengan memperkuat persatuan, komunikasi maupun kinerja ketika timbul konflik dalam kehidupan berbangsa. “Dengan peran aktif KNPI, maka jembatan antarkubu yang berkonflik akan terjalin secara efektif,” ujar Taufan.

Pada kesempatan yang sama, tokoh KNPI lainnya, Jackson Kumaat, menilai organisasi kepemudaan Katolik akan memperkuat wadah organisasi kepemudaan terbesar di Indonesia KNPI. Kesatuan dalam bentuk organisasi ini diyakini dapat memberikan warna bagi kehidupan pemuda maupun dalam membantu mengatasi benturan-benturan dalam kebhinekaan Indonesia.

“Kami optimis Pemuda Katolik akan perkuat KNPI dan berkontribusi dalam mempererat persatuan dalam keragaman Indonesia,” ucap Jackson yang juga Ketua KNPI Sulawesi Utara.

Organisasi Pemuda Katolik berdiri sejak 15 November 1945 di Yogyakarta. Kepengurusan untuk periode 2012-2015 dipimpin oleh  Agustinus Tamo Mbapa. Pengurus baru ini dilantik di Gereja Katedral Jakarta malam tadi.

Editor :
Hindra
Sumber: kompas.com
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close