Kliping Berita

Pelaku Perusakan Masjid Ahmadiyah Serahkan Diri

Tasikmalaya (ANTARA News) – Dua orang yang mengaku terlibat dalam perusakan masjid Ahmadiyah Baitul Rahim di Kampung Babakan Sindang, Cipakat, Kecamatan Singaparna, Tasikmalaya, Jawa Barat, 20 April lalu, belum lama ini menyerahkan diri kepada polisi.

“Kita tidak ada rekayasa, mereka (pelaku perusakan) ada yang menyerahkan diri dua orang, kemarin (Selasa),” kata Kapolres Tasikmalaya, AKBP Irman Sugema, saat jumpa pers di markas Polres Tasikmalaya, Rabu.

Dua orang itu berinisial Us dan A yang usianya tergolong masih muda, keduanya bukan warga Kecamatan Singaparna, namun dari daerah lain di Tasikmalaya.

Berdasarkan pengakuan kedua orang tersebut, mereka menyerahkan diri sebagai bentuk tanggung jawab atas perbuatannya..

Kedua orang itu, kata Irman mengaku bukan dari kalangan organisasi masyarakat (ormas) melainkan masyarakat biasa yang ikut terlibat dalam aksi perusakan.

Namun polisi tidak menahan mereka atau menetapkan sebagai tersangka, meskipun kedua orang tersebut mengakui perbuatannya.

Pihak kepolisian, kata Irman, perlu ada keselarasan dari keterangan saksi mata dengan pelaku berikut didukung dengan barang bukti untuk menetapkan seseorang menjadi tersangka.

Sebelumnya aksi perusakan masjid Ahmadiyah itu berawal setelah beberapa warga datang menggelar aksi damai untuk menyegel tempat peribadatan Ahmadiyah.

Sejumlah orang dari massa tak dikenal itu kemudian datang dan merusak bagian masjid seperti memecahkan kaca dan merusak papan nama masjid serta fasilitas ibadah dalam masjid.

(ANTARA)

Editor: Suryanto

Sumber: antaranews.com

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close