HarianMusdah Mulia

[:id]Musdah Mulia: Bom di Thamrin Biadab, Pemerintah Harus Terbuka[:]

[:id]Jakarta, ICRP – Sekelompok teroris menyerang secara biadab di Jl. MH Thamrin, Jakarta, (14/01/15). Kedai kopi Starbuck dan pos polisi Thamrin yang menjadi sasaran penyerangan, luluh lantah. Paling tidak 7 orang meninggal dunia dan puluhan lain luka-luka dalam tragedi naas tersebut. Pihak kepolisian mengatakan, kelompok teror ISIS berada dibalik penyerangan tersebut.

Ketua Yayasan Indonesian Conference on Religion and Peace, Musdah Mulia, menyatakan berbela sungkawa terhadap semua korban tragedi ini.  Musdah berdoa, korban mendapat kedamaian, demikian juga keluarga yang ditinggalkan.

Menurut Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini, sebuah penyerangan kekerasan seperti  ledakan bom atau berbagai bentuk aksi biadab lainnya mencerminkan adanya frustrasi dan kekecewaan.

“Yakinlah bahwa cara-cara biadab hanya dilakukan oleh mereka yang tidak punya harga diri dan martabat” tegas Musdah.

Musdah menegaskan, kelompok frustrasi muncul  akibat  ketidakstabilan dalam masyarakat. Hal itu boleh jadi merupakan akumulasi dari berbagai ketidakadilan yang dilakukan, baik oleh elit pemerintah, elit pengusaha atau elit politik lainnya.

Dalam konteks ini Musdah menghimbau kepada pemerintah supaya bersikap tegas. Bukan hanya dalam mengusut tuntas siapa pelaku bom tersebut, melainkan juga menegakkan hukum seadil-adilnya terhadap mereka agar timbul rasa keadilan dan ketenangan di hati warga.

“Pemerintah juga harus terbuka dan memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat agar tidak timbul praduga dan beragam kecurigaan yang justru memicu konflik baru” tegasnya.

Muslimah penerima penghargaan Yap Tiam Hien Award ini pun menghimbau seluruh warga masyarakat agar menahan diri, tidak panik dan tetap tenang serta bergandeng tangan membangun kekuatan agar para teroris melihat bahwa kita tidak takut melawan terorisme.

“Kondisi damai adalah idaman semua manusia beradab dan itulah yang diperjuangkan ICRP dan hendaknya menjadi perjuangan semua kelompok” pangkasnya.[:]

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close