Mengenal AgamaVincent Saputro

Memaknai Kenaikan Yesus Kristus

Catatan Vincent Saputro

Ada satu kata yang tertulis di Alkitab versi King James Version (KJV), tapi tidak ada dalam  versi Alkitab yang lain tentang pengamatan penulis Injil Lukas atas hari terakhir Yesus di bumi sebelum diangkat ke surga.

Until the day in which he was taken up, after that he through the Holy Ghost had given commandments unto the apostles whom he had chosen: To whom also he shewed himself alive after his passion by many infallible proofs, being seen of them forty days, and speaking of the things pertaining to the kingdom of God: And, being assembled together with them, commanded them that they should not depart from Jerusalem, but wait for the promise of the Father, which, saith he, ye have heard of me.
Acts 1:2‭-‬4 KJV (https://bible.com/bible/1/act.1.2-4.KJV)

Bila diperhatikan kata passion di situ yg hanya ada di KJV. Yesus sengaja menunda kenaikanNya ke surga setelah Dia bangkit selama 40 hari untuk memberi perintah utk “menunggu janji Allah,” menunjukkan Dia tidak mati tapi hidup sesuai dengan “kegairahan-Nya” melalui bukti-bukti yang tidak bisa disangkal dan berbicara segala hal yang berhubungan dengan Kerajaan Allah.

Bagi saya, membaca perikop ini, saya bisa lebih menghargai makna kenaikan Yesus. Yesus naik ke surga hanya setelah Dia memberitahukan siapa diri-Nya kepada para murid, Alasan Dia datang ke dunia dan memperlihatkan bagaimana Kerajaan Allah beroperasi.

Semakin banyak saya berbicara ke orang-orang, semakin saya sadar masih banyak yang belum mengenal siapa Yesus. Mereka hanya mengetahui Yesus sebagai nabi, guru, orang baik dst. Tetapi mereka tidak mengenali hati dan kegairahanNya. Orang Kristen masih banyak yang takut-takut menyebut nama Yesus. Masih banyak yang memperlakukan Yesus sebagai pembenaran mereka kembali melakukan dosa karena mereka meremehkan penderitaan dan pengorbanan-Nya. Masih banyak juga yang mendewakan Yesus sebagai ilah.

Apa yg membuat Yesus bergairah? Saya percaya karena Dia tahu tujuan hidup-Nya. We are passionate to do our calling when we know what it is. Yesus bergairah menunjukkan siapa Dia, alasan Dia mati dan bangkit kepada para murid dan agenda Kerajaan Allah selama 40 hari karena Yesus ingin memastikan mereka mengerti dan menjalankan misi kerajaan Allah.

Misi kerajaan Allah bukan menegakkan agama tapi mengembalikan sukacita, damai sejahtera dan kebenaran. Sukacita yang melebihi happiness. Damai sejahtera yang memampukan kita tetap tenang di tengah badai. Kebenaran yang memerdekakan kita dari gambar diri yang salah.

Misi kerajaan Allah melebihi dari sekedar mengabarkan keselamatan jiwa dan juga membawa nilai-nilai ilahi ke setiap ranah kehidupan. Bukan hanya ranah agama saja yang perlu kabar baik tapi juga ranah ekonomi, pendidikan, keluarga pemerintah, seni budaya dan media.

Itulah sebabnya kita memerlukan Roh Kudus yang merupakan Janji Allah untuk membimbing kita melakukan misi kerajaan tersebut. Kita diminta menunggu dalam karantina karena Dia ingin kita siap memberitakan Injil Kerajaan.

Sesudah mempersiapkan murid-murid-Nya, Dia sekarang sudah siap naik ke surga. Dan hari itulah yang kita rayakan hari ini. Selamat merayakan kenaikan Yesus Kristus.

Show More

Related Articles

Close