Harian

Kunjungan Gerakan Kebangsaan Indonesia ke kantor ICRP

Jajaki kerjasama PeaceTrain, Medsos dan Pendidikan Kader Kebangsaan

Pengurus baru Gerakan Kebangsaan Indonesia (GKI) berkunjung ke kantor ICRP, dalam rangka silaturahmi dan pendalaman kerjasama kelambagaan, (Selasa, 18/12). Rombongan yang terdiri Pdt. Norman (Ketua GKI), Pdt. Tya (Sekretaris GKI) dan Benny Lumi penggiat gerakan kebangsaan, mendalami bentuk-bentuk kerjasama yang bisa dimunculkan antara GKI dan ICRP.

Secara khusus, Pdt. Frangky Tampubolon – direktur ICRP memaparkan adanya gagasan pendirian Sekolah Kebangsaan Indonesia, yang telah mulai diperbincangkan dengan pengurus GKI sebelumnya dan dengan beberapa tokoh Sinode Wilayah Gereja Kristen Indonesia (GKI Jabar), yang adalah payung dari keberadaan lembaga Gerakan Kebangsaan. Gagasan Sekolah Kebangsaan ini adalah untuk menjawab kebutuhan akan pengembangan sekolah kader perdamaian dan toleransi yang berwawasan kebangsaan dan berkarakter di masa mendatang.

Pdt. Norman secara spesifik mendalami kerjasama dalam pelaksanaan program Peace Train, tentang model pelibatan peserta, target, kegiatan ikutan dan juga pendanaan. GKI dalam hal ini pernah melakukan kegiatan serupa dalam bentuk Peace Journey. Ke depan, diharapkan GKI dan ICRP dapat melaksakan kegiata ini dengan bersinergi agar dapat memperbesar dampak dari kegiatan interfaith yang dapat diciptakan melalui Peace Train ini.

Kegiatan lain yang juga digagas adalah kegiatan pengelolaan media perdamaian oleh anak muda. Secara mendalam Anick HT, Koordinator Bidang Media ICRP, memaparkan program-progam ICRP ke depan yang berbasis pada pengelolaan media sosial, jaringan konten maker perdamaian dan jaringan influencer yang berdampak bagi kampanye dan penyebaran narasi-narasi perdamaian yang mempunyai effek yang mendalam bagi kaum milenial.

Tags
Show More

Kris Hidayat

Bidang Filantropi dan Pengembangan Masyarakat ~ ICRP

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close