Press ReleaseSiaran Pers

Komnas HAM RI Dorong Pemenuhan Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan serta Hak atas Rasa Aman

Kasus intoleransi yang berujung pada tindak kekerasan masih berkembang di berbagai daerah di Indonesia. Belum lama ini, terjadi tindakan penyerangan dan kekerasan yang dilakukan sekelompok intoleran terhadap keluarga Umar Asegaf. Tindakan tersebut terjadi pada tanggal 8 Agustus 2020 di kediaman almarhum Assegaf bin Jufri yang terletak di Kp. Metrodanan Jl. Cempaka No. 81 RT 01 RW 01 Kel/Kec. Pasar Kliwon, Kota Surakarta.

Tindakan penyerangan dan kekerasan tersebut berawal saat keluarga Umar Asegaf sedang mengadakan acara adat Midodareni. Kemudian, tiba-tiba datang sekelompok massa mempertanyakan kegiatan di dalam rumah sambil berteriak-teriak. Kelompok tersebut mencurigai bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan aliran keagamaan Syiah. Dalam situasi tersebut, Polresta Surakarta berupaya bernegosiasi, namun tidak menemukan titik tengah.
Peristiwa tersebut berujung pada pemukulan dan pelemparan batu yang mengakibatkan beberapa anggota keluarga Umar Asegaf mengalami luka-luka.

Atas kejadian tersebut, Komnas HAM RI mengecam keras kekerasan yang mengatasnamakan agama. Komnas HAM RI juga telah berkoordinasi dengan Kapolresta Surakarta untuk meminta aparat kepolisian bersikap tegas dalam penegakan hukum. Selanjutnya, Komnas HAM RI mendorong pihak kepolisian untuk mengungkap tuntas kejadian itu, menangkap seluruh pelaku lapangan dan memproses hukum aktor-aktor penggerak penyerangan. Lebih lanjut, Komnas HAM RI akan terus memantau perkembangan proses penegakan hukum kasus tersebut.

Komnas HAM RI menegaskan bahwa intoleransi disertai kekerasan yang mengatasnamakan agama bukan pertama kali terjadi. Oleh karena itu, Komnas HAM RI meminta kepada pihak kepolisian melakukan tindakan tegas berupa penegakan hukum, serta menjamin kekerasan  serupa tidak terjadi di masa mendatang.

Komnas HAM RI juga meminta Presiden Joko Widodo untuk mengambil langkah tegas sebagai upaya memastikan adanya penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak asasi manusia bagi seluruh warga negara khususnya kebebasan beragama, berkeyakinan dan berekspresi serta hak atas rasa aman warga negara.

Jakarta, 11 Agustus 2020

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia RI

Narahubung:
Beka Ulung Hapsara (0811-853-543)

Sumber : https://www.komnasham.go.id/index.php/siaran-pers/2020/08/11/102/keterangan-pers-nomor-033-humas-kh-viii-2020-komnas-ham-ri-dorong-pemenuhan-kebebasan-beragama-dan-berkeyakinan-serta-hak-atas-rasa-aman.html

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close