Esai

Kolom Musdah Mulia: Puasa Ramadhan Sebagai Media Transformasi dan Pembebasan

Puasa Ramadhan hakikatnya adalah sebuah mekanisme pensucian diri. Melalui
aktivitas puasa diharapkan manusia menjadi lebih suci, lebih beriman dan lebih takwa.
Dengan begitu, puasa menjadi media transformasi diri dan masyarakat ke arah yang lebih
baik, positif dan konstruktif. Sekaligus juga menjadi media pembebasan diri dan
masyarakat dari musuh-musuh agama yang konkret, seperti ketidakadilan, kezaliman,
kemiskinan, kebodohan, dan ketertindasan.
Qur’an menegaskan, kewajiban puasa hanya ditujukan kepada mereka yang
beriman agar sungguh-sungguh bertakwa (Q.S al-Baqarah, 2:183). Indikasi dari
ketakwaan seseorang dapat dilihat dari tingkat moralitasnya. Bukan hanya puasa, tapi
seluruh ibadah dalam Islam berujung pada kesempurnaan moral manusia atau disebut
juga akhlak karimah. “Saya diutus ke dunia semata-mata untuk menyempurnakan akhlak
manusia”, demikian sabda Rasul.

 

Lebih lengkap tulisan bisa diunduh

http://www.ziddu.com/download/20088326/Puasa-transformasidiriOutput.pdf.html

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close