Esai

Kolom Musdah Mulia: Hubungan Puasa dan Amanah

Puasa adalah amanah, hendaknya setiap manusia menunaikan amanah dengan sebaik-baiknya (HR. Ibnu Mas’ud dalam Makarim Akhlaq). Tujuan utama puasa Ramadhan adalah menjadikan manusia bukan hanya beriman, melainkan juga bertakwa kepada Allah swt. (QS. al-Baqarah, 2:183). Salah satu indikasi nyata dari keimanan dan ketakwaan seseorang adalah mampu melaksanakan amanah.

Pengertian amanah mencakup segala sesuatu yang dipercayakan kepada manusia, baik menyangkut hak diri sendiri, hak orang lain, maupun hak Allah swt. Dengan demikian, puasa dan amanah bagaikan dua sisi mata uang. Puasa dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas iman dan takwa, sedangkan amanah merupakan salah satu indikasi paling nyata dari keimanan dan ketakwaan. Nabi saw. menegaskan: la  imaana li man la amaanata lah (tidaklah beriman seseorang yang tidak melaksanakan amanah). (HR. Ahmad III, 135 dan 210).

 

Teulisan lebih lengkap bisa di unduh

http://www.ziddu.com/download/20015777/HubunganPuasadanAmanah.pdf.html

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close