Esai

Kolom Musdah Mulia: Fundamentalisme Islam, Perempuan dan Kemiskinan

                                                                                                    

 Pendahuluan

Fundamentalisme, perempuan dan kemiskinan merupakan tiga kata kunci yang saling berkaitan satu sama lain. Ketiganya terdapat hubungan segitiga yang memilukan. Buktinya, jika ditarik garis koneksi antara fundamentalisme dan perempuan maka terlihat bahwa yang menjadi target atau sasaran utama dalam gerakan fundamentalisme adalah perempuan. Mengapa perempuan? Tidak lain karena perempuan selalu dianggap sebagai simbol kemurnian agama. Lalu, tarik garis antara fundamentalisme dan kemiskinan akan terlihat bahwa yang menderita paling parah adalah perempuan. Mengapa perempuan? Karena kelompok inilah yang dimarginalkan; atas nama kemurnian agama, mereka tidak boleh beraktivitas di luar rumah, mereka dipulangkan ke rumah dan dibatasi hak-haknya sebagai manusia merdeka. Terakhir, tarik garis antara perempuan dan kemiskinan akan terlihat bahwa kemiskinan membuat perempuan menjadi lebih tidak berdaya. Kemiskinan membuat perempuan tidak dapat bersuara, tidak dapat berkarya dan tidak berharta. Lebih menyakitkan lagi, karena upaya-upaya pemiskinan perempuan mendapat legitimasi agama, seperti disuarakan kaum fundamentalis. Uraian berikut ini membuktikan hubungan pelik di antara ketiganya. Tulisan ini lebih banyak menyoroti dari perspektif Islam.

 

Silahkan mengunduh untuk membaca tulisan ini lebih lengkap, Sila!

http://www.ziddu.com/download/18610188/MusdahMuliaFundamentalismePerempuandanKemiskinan.pdf.html

 

 

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close