Daily

Forum Ide Kecam Serangan Gereja di Sleman

Kecaman atas serangan gerombolan berjubah terhadap jemaat gereja  Santo Franciscus Agung, Sleman mengalir dari pelbagai pihak. Forum Ide, sebuah forum anak muda ibukota yang peduli isu pluralisme turut bersuara terhadap perilaku intoleran di Sleman.

Dalam  email diterima oleh redaksi icrp-online.org, Forum-Ide mengutuk keras aksi intoleransi yang terjadi terhadap Jemaat Gereja Santo Franciscus Agung di Sleman. Intoleransi di Sleman, menurut Forum Ide, sudah pada tahap yang memprihatinkan. Dalam satu halaman pernyataan sikap itu, Forum-Ide menyesalkan ketidaksigapan aparat keamanan dalam mengantisipasi konflik berbasis perbedaan agama di Sleman.

Forum yang kerap melaksanakan text reading bersama Ulil Abshar Abdalla ini mendesak aparat keamanan segera menangkap pelaku aksi intoleransi yang menimpa jemaat gereja Santo Franciscus Agung. Selain itu, Forum ide meminta kepolisian setempat untuk tidak ragu dalam memberikan hukuman terhadap perobek tenun kebangsaan di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Koordinator Forum-Ide Rizal Lubis meminta para tokoh-tokoh agama, masyarakat dan pemerintah lokal dan nasional untuk tidak membuat pernyataan yang membenarkan tindakan kekerasan atas nama agama. Pernyataan semacam itu, lanjut Lubis, mampu menimbulkan tindakan kekerasan terhadap kelompok minoritas atau kepercayaan.

Forum Ide juga berharap Kementerian Agama untuk lebih hadir  dalam penyelesaian konflik-konflik atas nama agama. Konstitusi, tegas Forum Ide, harus dijadikan satu-satunya sandaran perspektif yang digunakan oleh Kementrian Agama menyelesaikan konflik-konflik antar umat beragama.  Forum  Ide menyarankan Kementerian yang menterinya tengah jadi tersangka perkara rasuah itu untuk lebih mendengarkan suara korban ketimbang pelaku kekerasan.

Dikabar sebelumnya .  Segerombolan orang berjubah gamis membabi buta serang acara kebaktian jemaat umat Kristiani Santo Franciscus Agung Gereja Banteng, Sleman, Kamis (29/5). Berdasar lansiran Tribun Jogja, gerombolan orang tak bertanggung jawab ini mendapat mandat dari salah seorang pemuka agama.

Menggunakan kendaraan beroda dua, Mereka sesampainya di lokasi kebaktian, rumah Direktur Galang Press Julius Felicianus (54) pada pukul 20:30.  bersamaan dengan ibadah rutin tersebut,  pada malam itu jemaat tengah melaksanakan peringatan Hari Kenaikan Isa Almasih.

Setibanya di lokasi, gerombolan orang tak bertanggung jawab ini meneriakan kebesaran Tuhan sembari melempari jemaat yang tengah beribadah dengan batu. Beberapa motor yang terparkir di depan rumah sekitaranPerum YKPN itu  juga tak luput menjadi sasaran penyerangan. Tak cukup sampai disana, gerombolan ini merengsek ke dalam ruangan dan berniat membubarkan jemaat yang tengah beribadah.

 

Penulis  : Erton

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close