Berita JaringanHAMPelanggaran Kebebasan BeragamaPress ReleaseSiaran Pers

FKUB Sulteng dan PGI Mengecam Keras Aksi Teror Pembunuhan di Sigi, Sulawesi Tengah

Pukul 09.00 WITA kembali terjadi terror di Indonesia. Kejadian memilukan ini terjadi di Lemban Tongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Akibat teror tersebut, enam gereja dibakar dan empat anggota jemaat yang merupakan satu keluarga meninggal dunia. Belum diketahui pelaku teror pembunuhan tersebut. Namun karena kejadian tersebut, beberapa keluarga yang tinggal di daerah tersebut merasa ketakutan hingga mereka lari dan bersembunyi ke hutan.

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tengah mengecam keras aksi teror pembunuhan tersebut. Zainal Abidin, Ketua FKUB Sulteng mengajak supaya seluruh lapisan masyarakat tidak terprovokasi dengan tindakan teror tersebut dan juga secara optimis dan percaya kepada pihak kepolisian untuk segera mengungkap, menangkap, dan menindak tegas pelaku teror pembuhunan yang terjadi di Sigi pagi tadi.

“Tokoh-tokoh Agama, tokoh-tokoh masyarakat, dan seluruh umat beragama yang ada di Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya yang ada di Kabupaten Sigi untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak tertentu yang sengaja memancing situasi dan keadaan ini. Karena boleh jadi ada oknum-oknum tertentu yang sengaja memancing situasi untuk mengacaukan keadaan kita ini apalagi menjelang Pilkada tanggal 9 Desember yang akan datang. Oleh karena itu kita berharap bahwa apa yang dilakukan oleh orang yang tidak dikenal itu bukan bagian dari ajaran agama. Kita berharap pihak kepolisian akan bisa mengungkap kasus ini bahkan menangkap oknum-oknum yang melakukan tindakan brutal yang sama sekali tidak berprikemanusiaan itu dan saya optimis kita doakan semoga pihak kepolisian dalam waktu yang tidak terlalu lama, dapat menangkap bahkan melakukan tindakan sesuai hukum yang berlaku.” Ungkap Zainal Abidin.

Sejalan dengan FKUB Sulteng, Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) mengeluarkan siaran pers yang mengutuk keras aksi teror tersebut. Berikut Siaran Pers Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI).

Siaran Pers
Mengutuk Keras Aksi Pembunuhan dan Pembakaran Rumah Warga di Desa Lemban Tongoa, Sigi, Sulawesi Tengah

Majelis Pekerja Harian Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) mengutuk pembantaian 4 warga dan pembakaran sejumlah rumah warga serta satu rumah warga yang dijadikan tempat ibadah bagi warga Nasrani yang terjadi di Dusun Lewonu, Desa Lemban Tongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Kejadian ini mempertontonkan perilaku barbar dan biadab yang harus dikecam oleh semua orang beradab.

MPH-PGI juga mengungkapkan belarasa dan keprihatinan yang mendalam kepada keluarga yang berduka, dan kepada segenap pelayan serta jemaat Gereja Bala Keselamatan di Desa Lemban Tongoa atas peristiawa yang terjadi pada Jumat (27/11/2020).

Terkait dengan peristiwa ini, kami menyerukan beberapa hal sebagai berikut;

  1. Mendesak pemerintah dan aparat keamanan untuk sesegera mungkin mengusut tuntas kasus ini, menangkap dan menindak tegas para pelaku pembantaian biadab ini. Selain itu, perlu dikordinasikan tindakan cepat untuk memulihkan trauma keluarga korban dan masyarakat sekitar, serta memberikan jaminan keamanan dan ketentraman bagi masyarakat agar tidak ada lagi ancaman teror.
  2. Mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, memelihara kerukunan dan persaudaraan, sambil sepenuhnya mendukung upaya pemerintah untuk menangani kasus ini.
  3. Mendorong peran tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk bersikap proaktif dalam penanggulangan gerakan ekstremisme yang melegalkan cara-cara terror yang sungguh menodai nilai-nilai luhur agama maupun kebangsaan.
  4. Mengajak gereja-gereja dan umat beragama lainnya untuk tekun berdoa agar tragedi kemanusiaan di Sulawesi Tengah segera terselesaikan, dan keluarga para korban serta masyarakat lainnya diberi kekuatan dan perlindungan.
  5. Mangajak setiap keluarga Kristen untuk menyalakan satu lilin Adven di awal rangkaian Minggu Adven yang menandakan bahwa harapan tak akan pernah pudar di tengah prahara, serta menaikan doa syafaat bagi para korban serta keluarga korban pembantaian di Dusun Lewonu, Desa Lemban Tongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Kami terus mendoakan dan mendukung semua langkah dan upaya pemerintah untuk memelihara keamanan dan ketentraman masyarakat di Negara Kesatuan Republik Indonesia yang bebas dari aksi teror dan estremisme.

Demikian pernyataan pers kami sampaikan untuk menjadi perhatian pihak terkait dalam penyelesaian masalah pembantaian warga dan pembakaran Rumah ibadah di Desa Lemban Tongoa, Sulteng.

Jakarta, 28 November 2020
a.n Majelis Pekerja Harian PGI

Humas PGI,

Philip Situmorang

 

Sumber pernyataan : https://video.kompas.com/view/1374986/fkub-sulteng-kecam-aksi-teror-pembunuhan-sekeluarga-di-sigi?clickout=articleplayer

-Admin

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close