Perpustakaan

Epsitemologi Penafsiran Musdah Mulia Tentang Homoseksual

Mumtäz Vol. 2 No. 2, Tahun 2018, Nur Rofiah, Abd. Muid N & Ahmad Royhan Firdausy

Dalam karya tulis ini, dipilih penafsiran Musdah Mulia sebagai objek kajian sebab Musdah Mulia merupakan salah satu tokoh dalam kajian pengembangan dan penafsiran Al-Qur’an yang cukup peka dan sensitif terhadap permasalahan seksualitas serta tanpa henti memperoduksi pemikiran yang kontroversi serta mengeksplorasi kontradiksi dalam kesimpulan-kesimpulannya tentang teks suci adalah Siti Musdah Mulia. Dia adalah perempuan pertama yang dikukuhkan LIPI sebagai Profesor riset bidang Lektur Keagamaan di Kementrian Agama (1999).

Selain itu, karya-karyanya dikenal sangat kritis dan vokal menyuarakan nilai-nilai kemanusiaan berupa keadilan, demokrasi, pluralisme dan kesetaraan gender. Maka sangatlah wajar beberapa penghargaan nasional dan internasional diraihnya, salah satunya Women Of Courage Award dari Pemerintah Amerika Serikat (2007) atas kegigihannya dan memperjuangkan demokrasi dan HAM. Di samping itu, Siti Musdah Mulia sebagaimana dikutip oleh Masthuriah Sa’dan menjelaskan bahwa pengakuan HAM terhadap kaum LGBT (yang di dalamnya termsuk pelaku homoseksual) dimulai ketika APA (American Psychiatric Association) melakukan penelitian terhadap orientasi seksual homo.

Hasil penelitian tersebut menyimpulkan bahwa homo dan orientasi seksual lainnya bukan abnormal, bukan penyimpangan psikologis dan juga bukan merupakan penyakit. Pasca penelitian tersebut, yakni pada tahun 1974 APA mencabut ”homo” sebagai salah satu daftar dari penyakit jiwa. Bahkan, ketetapan ini diadopsi oleh Badan Internasional WHO dan diikuti oleh Departemen Kesehatan RI. pada tahun 1983.11 Tentu saja, penafsiran demikian merupakan penafsiran yang cukup berani, berlainan arus dengan kebanyakan mufassir atau pun para ulama, baik klasik maupun kontemporer.

Nur Rofiah, Abd. Muid N., dan Ahmad Royhan Firdausy (Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta DPK Institut PTIQ Jakarta, Magister Ilmu Al-Quran dan Tafsir Institut PTIQ Jakarta)

Download PDF: Epsitemologi Penafsiran Musdah Mulia Tentang Homoseksual

Show More

Kris Hidayat

Bidang Filantropi dan Pengembangan Masyarakat ~ ICRP

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Check Also

Close
Close