Harian

Beda.is.me: Beda Itu Indah

” Hidup berdampingan dengan segala perbedaan agama dan keyakinan bisa menjadi sesuatu yang indah” demikian seklumit petikan dalam acara The freedom of religion and belief celebration; “Beda.Is.Me”, Jum’at (1/Juni/2012) kemarin. Acara solidaritas keberagaman yang digelar oleh para pemuda ini rencananya akan diselenggarakan dalam format pameran foto. Bertempat di kedai Cikini 17 Jakarta Pusat, pameran ini akan digelar selama kurang lebih 10 hari sampai 10 Juni mendatang.

Beberapa foto memperlihatkan manusia-manusia yang tengah menjalankan ritual agama. Beberapa lagi memperlihatkan konflik dan gesekan yang terjadi ketika hak kelompok warga menjalankan ibadah tidak terpenuhi. Foto-foto ini adalah jepretan para fotografer profesional dan beberapa orang yang bekerja di NGO yang terlibat langsung dilapangan.

“Tidak ada masalah dengan menjadi beda” demikian tulis Irma Chantily sang kurator pameran. Cerita-cerita tentang hak-hak beribadah dan berkeyakinan ini dibingkai dalam sebuah pameran foto dengan tujuan untuk mengembangkan kesadaran publik tentang kondisi kebebasan beragama di Indonesia.

Beberapa korban kekerasan berdasarkan agama pun hadir dalam pembukaan acara ini. Diantaranya adalah jemaat GKI Yasmin Bogor, jemaat HKBP Filadelfia Bekasi, jemaat Ahmadiyah, dll. Turut hadir pula beberapa NGO yang tergabung dalam Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) seperti PGI, ICRP, HRWG, Sejuk, ELSAM, HRWG, JAI, dll.

Acara malam itu terasa akrab dan damai, sampai dipenghujung acara. Berdasarkan keprihatinan bersama atas kasus-kasus intoleransi ini gerakan Beda.Is.Me membacakan maklumat bersama dengan mengajak semua elemen bangsa untuk menuntut negara menindak tegas pelaku kekerasan atas nama agama, memulihkan martabat bangsa, dan menyelamatkan Pancasila. [Muhammad Mukhlisin]

Show More

Related Articles

One Comment

  1. Saya prihatin kepada teman2 korban ketidakadilan, kenapa mau saja diajak berkumpul bareng dengan orang-orang Aliansi kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB). Tanya mereka, kalo perlu desak mereka. Siapa dibelakang mereka ? dan siapa sponsor mereka ?
    Tidak mungkin ada yang mengusik mereka, kalo saja mereka itu benar. Tolong pikirkan teman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Check Also

Close
Close