Harian

Aktifis Ambon Raih Saparinah Sadli Award

Baihadjar Tualeka yang akrab dipanggil Bai, seorang aktivis perempuan dan koordinator LAPPAN (Lembaga Pemberdayaan Perempuan dan Anak) dari Ambon Rabu (7/November/2012) kemarin menerima penghargaan Saparinah Sadli Award. Bertempat di Restoran Palalada, Alun-Alun Grand Indonesia, Bai menerima penghargaan atas kerja kerasnya selama melakukan pendampingan korban-korban konflik sektarian di Ambon yang banyak menimpa perempuan dan anak-anak.

Bai terpilih setelah berhasil bersaing dengan 22 nominator, dan 3 finalis yakni Maulani Rotinsulu, Ketua Umum Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia, dan Merlyn Sopjan, aktivis keadilan jender, HIV-AIDS, dan Hak Asasi Manusia.

Sementara dewan juri  Saparinah Sadli Award adalah Prof. Dr. Musdah Mulia (Ketua Umum ICRP, Dosen Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, aktivis perempuan, dan peneliti), Neles Tebay (pastur di Papua Barat dan Rektor Sekolah Teologi dan Filsafat Fajar Timur, koordinator Jaringan Papua Damai), Nia Di Nata (sutradara dan produser film), Ramdan Malik (Produser Eksekutif MNCTV), dan Nani Buntarian (aktivis perempuan dan penggiat di bidang HIV/AIDS).

Saparinah Sadli Award ini adalah penghargaan yang ditujukan untuk para perempuan yang mempunyai kerja keras dalam bidang kesetaraan gender, perdamaian, dan multikulturalisme. Penghargaan yang digelar 2 tahunan ini terinspirasi oleh sosok Saparinah Sadli, akademisi dan aktifis gender serta tokoh utama pendiri Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan.

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Check Also

Close
Close