Esai

Pernyataan Sikap: Kasus Pembubaran Paksa Pelatihan HAM untuk Kaum Transgender

Pembubaran paksa yang dilakukan oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan diri LPI (Laskar Pembela Islam) di Hotel Bumi Wiyata Depok, 30 April yang lalu sekali lagi menunjukkan kepada kita betapa lemahnya posisi kaum minoritas di negara ini, sekaligus menunjukkan minimnya penghargaan terhadap kemanusiaan dan hak untuk berbeda di negara beragam ini, terutama oleh kelompok-kelompok yang mengatasnamakan agama.

Menanggapi kejadian tersebut, ICRP (Indonesian Conference on Religion and Peace) merasa berkepentingan untuk menyatakan sikap sebagai berikut:

  1. Agama-agama hadir di dunia ini untuk memanusiakan manusia. Karena itu, tindakan kekerasan atas nama agama seperti yang terjadi di Depok jelas adalah bentuk penyalahgunaan agama untuk melegitimasi kekerasan.
  2. Di samping itu, siapapun di Negara ini memiliki jaminan konstitusional setara untuk dilindungi, bebas dari perlakuan diskriminatif, bebas dari kekerasan, bebas berkumpul dan berserikat. Karena itu, tindakan kekerasan dan main hakim sendiri seperti ini adalah pelanggaran hukum dan konstitusi yang nyata. Dalam hal ini, aparat harus segera menindaklanjuti dan mengusut tuntas kasus ini, agar tidak terulang di kemudian hari.
  3. Kekerasan serupa yang seringkali terjadi dan seringkali juga dibiarkan terjadi oleh aparat penegak hukum kita menunjukkan betapa betapa lemahnya negara berhadapan dengan kelompok yang mengatasnamakan agama. Karena itu aparat POLRI harus dimintai pertanggungjawaban terhadap tindakan pembiaran semacam itu.
  4. Penggunaan logika mayoritas-minoritas dalam menyikapi persoalan perbedaan yang ada dalam masyarakat sudah seharusnya dihindari oleh berbagai pihak, karena Indonesia adalah negara demokratis yang melihat warganya secara setara, tanpa memandang ras, agama, etnik, dan orientasi seksual.

Demikian pernyataan sikap ini. Semoga kasus semacam ini tidak terjadi lagi di bumi Indonesia.

Jakarta, 3 Mei 2010

Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP)

Musdah Mulia Johannes Hariyanto, SJ

Ketua Umum Sekretaris Umum

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close