Berita JaringanReports

CISForm Meluncurkan Film Animasi Religi

CISForm UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta meluncurkan film animasi religi di Jakarta. Kegiatan ini adalah launching ke-2 setelah kegiatan serupa telah dilaksanakan di Yogyakarta, 3 Februari 2018. Film animasi religi CISForm yang masing-masing berdurasi sekitar 1,5 s/d 2 menit ini berjumlah 40 film. 20 film animasi religi pertama sudah dilaunching di Yogyakarta dan 20 film berikutnya diluncurkan di Jakarta ini. Film animasi religi ini merupakan komitmen CISForm untuk mengantisipasi penyebaran narasi Islamisme dan radikalisme di Indonesia. Acara ini merupakan bentuk kerja sama antara CISForm UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan PPIM UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Dalam peluncuran di Jakarta ini, acara diisi dengan pemutaran film animasi religi dan dilanjutkan dengan diskusi bersama Ustadz H. Muhammad Nur Hayid sekalu tokoh ulama dan Dhania selaku returnee Syiria. Kegiatan ini dihadiri dari berbagai perwakilan seperti pelajar SMA sederajat, guru-guru, remaja masjid, ustadz pesantren, mahasiswa, lembaga pemerintahan, ormas kegamaan, dan akademisi, yang dibuka langsung oleh Dr. Muhammad Wildan selaku Direktur CISForm.

CISForm adalah salah satu pusat studi dan penelitian di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang kosen dalam menangani fenomena radikalisme melalui pendekatan yang lunak/moderat. Studi terbaru menunjukkan bahwa rata-rata kebiasaan membaca kaum muda di negara Indonesia ini kurang dari 10%. Menariknya, media sosial online lebih dipilih menjadi alternatif yang cukup efektif untuk mendapatkan isu-isu update terkini. Hal ini didukung oleh kenyataan bahwa banyak pemuda akhir-akhir ini yang lebih suka memilih akses mudah ke gadget dan internet dalam mencari dan memperlajari segala hal termasuk dalam belajar ilmu agama. Maka dari itu CISForm berupaya menggunakan animasi sebagai sarana yang mudah dan fleksibel untuk menjangkau kaum muda.

CISForm menyadari bahwa tidak bisa dipungkiri arus globalisasi dan kemajuan teknologi informasi, paham extremisme dan radikalisme menyebar dan berkembang dengan pesat. Media sosial merupakan media paling rawan untuk penyebaran ideologi ultra-konservatif seperti ISIS. Gerakan-gerakan ultra-konservatif tersebut menyebarkan ideologi (propaganda) mereka khususnya ke generasi muda dengan narasi-narasi extremism dan radikalisme. Berdasaran pengamatan dan penelitian CISForm, ideologi yang dikembangkan oleh gerakan-gerakan extremism adalah seputar narasi hijrah, jihad, khilafah dan intoleransi. Oleh karena itu, CISForm berusaha untuk menangkal perkembangan ideologi ultra-konservatisme tersebut dengan membuat film animasi religi yang menarik yang berisi pesan-pesan Islam moderat yang rahmatan lil’alamin.

Harapannya, melalui animasi religi ini mampu menjadi counter-narratif yang efektif bagi kalangan muda yang familiar dengan sosial media, dan mudah untuk disebarkan melalui youtube, facebook, twitter, instagram dan media sosial lainnya. Dengan demikian mampu diharapkan dapat berkontribusi dalam mengarusutamakan pemahaman Islam moderat yang rahmatan lil’alamin di kalangan muda, sekaligus menjadi sebagai wacana tanding (counter violent extremism) untuk meredam propaganda ideologi radikalisme di Indonesia melalui pesan-pesan yang dikemas dalam bentuk animasi yang menarik, dan menghibur.

Untuk dapat menikmati film-film animasi hasil karya CISForm, cukup menonton melalui kanal Youtube Cisform Uinsuka.

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close