Kolom Ahmad Nurcholish

Santri dan Masa Depan Kebhinekaan Indonesia

Oleh Ahmad Nurcholish Tanggal 22 Oktober in21i Presiden Joko Widodo akan mendeklarasikan Hari Santri Nasional (HSN). Sebelumnya, gagasan ini sempat memantik pro dan kontra. Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyatakan Muhammadiyah keberatan dengan penetapan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional. Muhammadiyah menilai penetapan Hari Santri Nasional dapat mengganggu ukhuwah umat Islam lewat polarisasi santri-nonsantri yang selama ini mulai mencair. ...

Read More »

Menuju Damai Positif

Oleh: Ahmad Nurcholish Masih banyak yang memahami bahwa perdamaian adalah ketika tiada perang, tiada kekerasan, atau tiada konflik di tengah masyarakat. Dalam pandangan Johan Galtung, kondisi seperti itu ia sebut sebagai damai negative (negative peace). Lantas bagaimanakah damai positif itu? Galtung mendefinisikan perdamaian negative sebagai situasi absennya konflik (conflict) dan kekerasan (violence). Dari permukaan bisa jadi ini sebuah kondisi yang ...

Read More »

Pengungsi dan Kebencian Kita

Oleh: Ahmad Nurcholish Jumlah pengungsi Aceh-Singkil mencapai 5.000-an orang. Bahkan ada yang menyebut 6 – 7 ribuan orang. Berapapun itu kita boleh sepakat bukan jumlah yang sedikit. Sangat banyak. Mereka adalah jemaat dari puluhan gereja yang beberapa waktu lalu diluluhlantahkan oleh massa yang tak bertanggungjawab. Ini adalah potret nestapa di negeri ini betapa tak kunjung sirna. Mengungsi di negeri sendiri. ...

Read More »

Peace Education (Bagian 1)

Oleh: Ahmad Nurcholish Sejarah dan Konsep Peace Education Sebagaimana kita diketahui, narasi sejarah memperlihatkan jalan cerita bahwa peradaban umat manusia tidak luput dari konflik, kkerasan dan peperangan yang memakan banyak korban. Bahkan, terjadinya Perang Dunia I dan II yang dikatakan memakan korban sepertiga dari penduduk dunia telah membawa trauma tersendiri bagi ingatan kolektif manusia. Kekejaman manusia seperti Adolf Hitler dan ...

Read More »