Kolom Ahmad Nurcholish

Kurikulum dan Materi Peace Education dalam Pendidikan Islam

Ilustration of Islamic Education. Surce: muslimheritage.com

Ahmad Nurcholish Salah satu fondasi utama dalam proses pengembangan peace education untuk meningkatkan perdamaian di kalangan peserta didik adalah lembaga pendidikan. Keberadaan kurikulum peace education menjadi pelengkap dalam proses pembelajaran bagi pendidik dan peserta didik, baik di dalam sekolah, maupun di luar sekolah. Artinya, sekolah atau kampus  boleh mengembangkan program pendidikan sesuai yang dibutuhkan ke dalam kurikulum atas kesepakatan bersama ...

Read More »

Tujuan Peace Education dalam Pendidikan Islam

Ilustrasi pendidikan islam, sumber: telegraph.co.uk

Ahmad Nurcholish Sebagaimana telah saya sampaikan dalam dua tulisan sebelumnya, bahwa peace education merupakan konsep yang masih terus dimatangkan dan dikembangkan. Meskipun kajian tentang perdamaian telah dan terus menjadi obyek dari suatu pencarian tanpa henti di hampir semua komunitas dan kelompok, terlebih dalam banyak pelatihan, sebagian besar baru pada tahap isu-isu peacebuilding. Padahal, peacebuilding seyogyanya tidak berhenti pada tataran teori ...

Read More »

Peace Education dalam Pendidikan Islam

Ilustration of Islamic Education. Surce: muslimheritage.com

Oleh: Ahmad Nurcholish Ditinjau dari aspek kebahasaan “Islam” berasal dari bahasa Arab yang memiliki sejumlah makna. Abdurrahman Assegaf (2004: 147-179), menyebut, pertama, Islam merupakan akar kata aslama-yuslimu-islaman, yang berarti tunduk, pasrah, menyerah, ketundukan, atau penyerahan diri.  Hal ini berarti segala sesuatu, baik pengetahuan, sikap, perilaku maupun gaya hidup yang menunjukkan ketundukan terhadap kehendak Allah, adalah Islam, dan hakikat dari penyerahan ...

Read More »

Antara Maulid Nabi dan Hari Raya Natal

Ilustrasi. Sumber: wordpress.com

Ahmad Nurcholish Tak hanya mengucapkan selamat Natal yang menjadi kontroversi setiap tahun jelang 25 Desember. Peringatan Maulid pun kini menjadi kontroversi. Jika dulu nyaris sepi dari perbedaan pendapat, tapi kini suara mereka yang menganggap peringatan maulid itu bid’ah, tidak ada dalilnya, semakin nyaring. Tahun ini, Maulid nabi Muhammad Saw dan hari raya Natal jatuh beriringan. Kontroversi di antara keduanya semakin ...

Read More »

Ragam Pendekatan dalam Pendidikan Multikultural (Bagian II – Selesai)

ilustrasi. sumber: kompasiana

Ahmad Nurcholish Selain menggunakan keempat metode sebagaimana saya uraikan dalam tulisan sebelumnya (Bagian I), pendidikan multicultural juga menggunakan berbagai pendekatan dalam implementasinya. Beberapa pendekatan yang kerap direkomendasikan dalam pendidikan multikultural adalah sebagaimana diulas Mundzier Suparta dalam  Islamic Multicultural Education, 2008). 1. Pendekatan Historis Pendekatan ini mengandaikan bahwa materi yang diajarkan kepada peserta didik dengan napak tilas ke belakang. Maksudnya agar pendidik ...

Read More »

Ragam Pendekatan dalam Pendidikan Multikultural (Bagian I)

ilustrasi. sumber: kompasiana

Ahmad Nurcholish Dalam kerangka James Banks (An Introduction to Multycultural Education 2nd edition, 1999), pendidikan multikultural memiliki beberapa dimensi yang saling berkaitan satu dengan yang lain, yaitu: Pertama, Content Intergration, yaitu mengintegrasikan berbagai budaya baik teori maupun realisasi dalam mata pelajaran/disiplin ilmu. Kedua, the knowledge construction process, yaitu membawa siswa untuk memahami implikasi budaya ke dalam sebuah mata pelajaran (disiplin). ...

Read More »

Jejak Damai Sufi Nusantara (Bagian VI-Selesai)

Ilustrasi tarian sufi. Sumber: Segalaberita.com

Ahmad Nurcholish Syaikh Muslih Mranggen KH. Muslih Ibn Abd Rahman lahir di kampung Suburan, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Sebuah sumber menyebut lahir tahun 1912/1326 (Abdul Hadi Muthahar, 2006: 17), tetapi sumber lain menyatakan tahun 1914/1402. Di dalam buku Tim Peneliti Sejarah Seabad Pon-Pes Futuhiyah, ditulis tahun 1908/1322. (Prie. G.S. Abdul Jabar, 2001: 15).  Data ini yang dinilai Badriyah, ...

Read More »

Jejak Damai Sufi Nusantara (Bagian V)

Ilustrasi tarian sufi. Sumber: Segalaberita.com

Ahmad Nurcholish   Ahmad Mutamakin Salah satu sumber yang banyak  mengungkapkan sosok Ahmad Mutamakin adalah Serat Cabolek. Manuskrip ini telah diteliti oleh Soebardi sebagai sebuah disertasi pada Australian National University (ANU) pada 1967 dengan judul asli The Book of Cabolek. Disertasi ini kemudian diterbitkan oleh pihak Kononklijk Institute Voor Taal-Land-En Volkenkunde (KITLV) sebagai seri nomor 10 Bibliotheca Indonesia pada 1975. ...

Read More »

Jejak Damai Sufi Nusantara (Bagian IV)

Ilustrasi tarian sufi. Sumber: Segalaberita.com

Ahmad Nurcholish Yusuf Al-Maqassari Muhammad Yusuf bin Abdullah Abu Al-Mahasin Al-Taj Al-Khalwati Al-Maqassari lahir di Gowa pada tahun 1037/1627. Ia dikenal di Sulawesi dengan Tuanta Salamaka ri Gowa (guru kami yang agung dari Gowa). (Azyumardi Azra, 1995: 214). Dalam usia 17 tahun (1644 M), Yusuf meninggalkan Makassar menuju Makkah untuk menuntut ilmu. Namun sebelum tiba di Makkah, ia singgah di ...

Read More »

Jejak Damai Sufi Nusantara (Bagian III)

Ilustrasi tarian sufi. Sumber: Segalaberita.com

Ahmad Nurcholish Syamsuddin Al-Sumatrani Sejumlah sarjana menengarai bahwa antara Syamsuddin Al-Sumatrani dengan Hamzah fansuri memiliki kedekatan. Dalam hal pemikiran wahdat al-wujud Syamsuddin memiliki posisi penting setelah Hamzah Fansuri. A. Hasjmi (1983: 85), misalnya, cenderung menyimpulkan bahwa Syamsuddin Al-Sumatrani merupakan murid dan khalifah dari Hamzah Fansuri yang paling besar di antara pengikut Hamzah Fansuri di Aceh. Tak hanya itu, Azis Dahlan ...

Read More »