Tokoh Pembela Minoritas itu Telah Tiada

Oleh: Musdah Mulia

Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun, Pak Dawam Raharjo telah berpulang ke pangkuan ilahi rabbi tanggal 30 Mei 2018, pukul 21.35 Wib.

Semoga Tuhan menempatkan almarhum dalam barisan para syuhada yg mendedikasikan hidupnya untuk perdamaian dan kebaikan umat manusia.

Saya mengenal dan menjadi akrab dengan beliau sejak awal reformasi ketika bangsa Indonesia sedang eforia dengan kebebasan berekspresi sebagai kemenangan demokrasi atas sistem otoriter sebelumnya.

Sayangnya, ruang demokrasi lebih banyak digunakan oleh kelompok-kelompok radikal untuk mengekspresikan pandangan mereka yg justru anti demokrasi. Muncullah berbagai konflik dan gesekan di antara warga bangsa. Akibatnya, terjadi kekerasan terhadap kelompok minoritas seperti Ahmadiyah, Syiah, Penghayat kepercayaan, kelompok Salamullah Lia Eden dan penganut agama Kristen, Baha’i dan seterusnya.

Pak Dawam adalah tokoh yg paling berani menyatakan pembelaannya terhadap kelompok-kelompok yg mengalami diskriminasi dan kekerasan. Untuk tujuan mengadvokasi kelompok tertindas itulah beliau sering hadir di ICRP bersama tokoh-tokoh lintas iman lainnya menyuarakan pembelaan terhadap warga yg dirugikan.

Berbeda dengan orang lain yg mengutuk perlakuan diskriminatif tersebut dari belakang panggung, Pak Dawam tidak takut sedikit pun mengambil resiko, berteriak lantang di atas panggung agar semua pihak menghentikan perlakuan tidak adil dan diskriminatif terhadap kelompok minoritas, sembari mendesak pemerintah hadir melindungi warganya dan menghukum mereka yg melanggar hukum dan HAM.

Pak Dawam adalah sedikit dari tokoh Islam Muhammadiyah yg teguh dan konsisten memegang prinsip hak asasi manusia dan mendorong negara utk penegakan HAM. Pantaslah jika beliau menjadi salah satu penerima penghargaan Yap Thian Hien Award.

Selain itu, almarhum sejak awal diakui sebagai pionir pemikir Islam yang cukup kritis. Beliau adalah sahabat Ahmad Wahib dan Djohan Effendi. Buku-buku dan tulisan kritis Pak Dawam menghiasi perpustakaan penting di negeri ini.

Selamat jalan Pak Dawam, jasa dan pengorbananmu untuk bangsa, khususnya mereka yang teraniaya akan selalu dikenang sepanjang masa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*