Foto ilustrasi/Sejumlah jemaah perempuan ketika berdesakan di depan Ka'bah. Sumber gambar: AHMAD GHARABLI/AFP/GETTY IMAGES
Foto ilustrasi/Sejumlah jemaah perempuan ketika berdesakan di depan Ka'bah. Sumber gambar: AHMAD GHARABLI/AFP/GETTY IMAGES

Kekerasan Perempuan Saat Ibadah Haji Menjadi Sorotan

Jakarta, ICRP – Tagar #MosqueMeToo sempat menjadi viral di sosial media awal Februari lalu. Dalam waktu 24 jam pertama, netizen dari seluruh dunia telah mencuitkan 2.000 kali. Tagar tersebut mengungkapkan berbagai kejadian pelecehan terhadap perempuan saat mereka melakukan ibadah haji.

Banyak perempuan dari berbagai belahan dunia yang menggunakan tagar #MosqueMeToo untuk mengungkapkan pengalaman menyedihkan tersebut. Bahkan beberapa perempuan asal Indonesia juga mengungkapkan hal yang sama. Salah satunya pemilik akun twitter @AnggiAngguni

Anggi menceritakan pelecehan seksual yang dialami dirinya, ibu dan saudara perempuannya ketika menjalankan ibadah haji pada 2010 lalu.

“Saat mendengar mengenai #MosqueMeToo, itu menimbulkan kenangan yang mengerikan selama saya melakukan ibadah haji 2010. Orang berpikir Mekkah merupakan tempat tersuci bagi umat Muslim jadi tidak ada seorangpun akan melakukan sesuatu yang buruk. Ternyata salah sepenuhnya.”

 

“Suatu hari, ada orang yang tiba-tiba menyentuh payudara saya dan meremasnya. Saya terkejut. Saya melihat seorang pria di belakang saya dan dia berpura-pura tidak berbuat apa-apa, lalu pergi. Saya sangat terkejut. Dan yang dapat saya lakukan adalah menangis. Itu terjadi di Mekkah” tulis Anggi.

 


Para pendukung #MosqueMeToo mengatakan bahkan di tempat suci, di mana mereka menutup hampir seluruh tubuhnya dan beribadah, mereka dapat dilecehkan. (BBC)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*