Kepala BNPT, Suhardi Alius.
Kepala BNPT, Suhardi Alius.

BNPT Rekrut Anak Muda Menjadi Duta Perdamaian

Purwokerto, ICRP – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Suhardi Alius, merekrut anak muda dari berbagai daerah di Indonesia untuk menjadi duta damai. Menurutnya, anak muda harus menyampaikan pesan damai dan menangkal radikalisme dengan berbagai cara terutama melalui sosial media dan internet.

Suhardi menuturkan, saat ini anak muda yang direkrut sudah ada di delapan kota di Indonesia. Dan kota-kota lain akan menyusul kemudian.

“Duta damai sudah kita gelar di delapan kota. Seluruh Indonesia. Kita ambil blogger dan netizen yang punya follower banyak. Kita didik mereka. Per kota bisa sampai 60 orang, dari sekian ratus, kita padatkan. Seluruh Indonesia akan kita buat seperti itu,” kata Suhardi Alius di Purwokerto, Selasa (22/8/2017), seperti dilansir KBR.

Setiap kota nantinya akan ada 60 orang pemuda yang akan menjadi agen perdamaian. Suhardi menegaskan saat ini penyebaran paham radikal banyak menyasar anak muda. Karena anak muda adalah masa pencarian identitas.

“Yang akan menjadi sasaran brainwash itu anak muda. Merekalah yang akan dikedepankan untuk bisa berkomunikasi dengan bahasa-bahasa mereka. Anak muda ini, pemakai medsos baru, sangat rawan terkena radikalisme karena idealismenya sedang bangkit. Mereka masih mencari identitas, dan knowledge. Makanya knowledge ini harus dipadukan dengan moral,” kata Suhardi Alius.

BNPT yakin anak muda dapat diandalkan untuk mengimbangi konten radikal yang ada di dunia maya. Karena sosial media dan internet sangat dekat dengan anak muda.

Suhardi menambahkan saat ini terjadi pergeseran model rekrutmen terorisme di Indonesia. Dia menyebut, jaringan teroris menggunakan media sosial untuk menanamkan paham-paham radikal kepada pengguna internet Indonesia.

Hal itu, kata Suhardi, bisa dilihat dari makin maraknya konten radikal yang bertebaran di internet, termasuk melalui blog atau website. BNPT kini memiliki tim yang khusus mengawasi pergerakan radikal di dunia maya. (KBR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*