Mengenal Apa Itu Scientology?

Anggota Scientology dilampung belajar tentang dianetik. Sumber: Ady

Anggota Scientology dilampung belajar tentang dianetik. Sumber: Ady

Oleh: Ady and Friends*

Scientology , gerakan keagamaan asal Amerika Serikat ini sempat dikenal oleh masyarakat indonesia paska beredarnya gosip  kabar perceraian antara Tom Cruise dan Katie Holmes pertengahan tahun lalu  yang katanya diakibatkan oleh campur tangan Scientology dirumah tangga mereka, memang Tom Cruise dan katie holmes sendiri sebelum mereka bercerai adalah artis yang tergabung dalam Scientology namun belakangan  beredar kabar jika Katie Holmes hengkang dari Scientology dan para penganut Scientology pun meanggapnya sebagai musuh akibat perilakunya yang katanya tidak sopan.

Memang Scientology sangat berkaitan erat dengan kehidupan banyak artis Hollywood dan seperti tipikal kehidupan artis apapun yang melekat dengan kehidupan artis tersebut termasuk hal personalnya dalam hal ini agama turut ikut diberitakan.beberapa artis Hollywood yang merupakan bagian dari Scientology adalah Tom Cruise, John Travolta, Christiane Alley, Will smith, dan belakang Justin bieber dikaitkan dengan Scientology selain itu masih banyak lagi artis Hollywood lainnya yang sedikit kurang dikenal di ranah publik indonesia yang juga bergabung dengan Scientology bahkan di Hollywood didirikan Celebrity center, sebuah pusat spiritual khusus bagi pekerja hiburan dijantung Hollywood.

Nama Scientology yang dikenal melalui gosip para artinsya ini  membuat  beberapa Televisi lokal mengulas tentang gerakan keagamaan yang satu ini kemudian disusul dengan artikel yang diupload banyak blog baik pribadi maupun kelompok tentang Scientology , namun seperti biasanya tipikal masyarakat indonesia yang cenderung lebih banyak mengetahui sesuatu tidak dari sumber langsungnya banyak dari pemberitaan tersebut hanyalah Hoax semata, seperti anggapan jika Scientology mempercayai alien, menculik orang, hanya untuk selebrity  ,ataupun anggapan jika Scientology adalah pecahan dari gereja kristen.

Saya katakan disini adalah Hoax karena sebagai individu yang sudah mengetahui tentang Scientology dari interaksi saya langsung dengan anggotanya, berkerja bersama dengan anggotanya, dan membaca buku serta informasi yang benar dari situs yang netral sejak tahun 2016 bahkan menjadi bagian keanggotaan Scientology sendiri membuat saya harus meluruskan kesalahpahaman yang selama ini dituliskan dan disebarkan lewat dunia maya tentang Scientology sendiri.

Scientology didirikan oleh penulis science fiksi terkenal asal Amerika serikat bernama L.Ron Hubbard kisahnya bermula pada tahun 1929 saat L.Ron Hubbard muda memulai studinya tentang pikiran dan jiwa manusia, kemudian menghasilkan karya pertamanya berjudul “ Excalibur”, ditahun 1938. Dalam karya yang tidak dipublikasikan inilah, kata Scientology pertama kali muncul untuk menggambarkan apa yang disebut Mr. Hubbard sebagai “studi tentang mengetahui bagaimana cara mengetahuinya.” Dia memutuskan untuk tidak menerbitkan bukunya karena fakta, “‘Excalibur’ tidak mengandung terapi apapun. Tapi hanya diskusi tentang komposisi kehidupan. Akibatnya L ron Hubbard berkata dalam Autobiograpinya berjudul Ron series ,” saya memutuskan untuk melangkah lebih jauh. ”

Dan langkahnya tersebut membuat terciptanya Dianetics, subjek yang diperkenalkan ke dalam bidang yang lebih luas dari Scientology untuk memberikan terapi sebenarnya yang mudah  diaplikasikan oleh orang diseluruh duni. Jadi, pada tahun 1947, dia menulis sebuah manuskrip yang merinci penemuan-penemuan inti dari Dianetics. Meski tidak terbit saat itu, manuskrip tersebut beredar di kalangan teman dan kolega, yang menyalinnya dan menyebarkannya kepada orang lain. (Karya ini akhirnya diterbitkan pada tahun 1951 sebagai Dianetics: Original Thesis.)

Ketika salinan manuskrip itu terus beredar, Mr. Hubbard mulai menerima banyak surat yang meminta informasi lebih lanjut.kemudian  dia segera menyadari jika  dirinya menghabiskan seluruh waktunya untuk menjawab surat-surat yang ditujukan kepadanya  sehingga kemudian dia  memutuskan untuk menulis teks komprehensif tentang masalah ini yang berjudul Dianetics : Ilmu pengetahuan modern tentang kesehatan mental.

Diluncurkan pada tanggal  9 Mei 1950, buku tersebut memicu badai antusiasme populer, dan segera masuk kedalam daftar buku terlaris dunia versi  New York Times dan berada didaftar  iselama 28 minggu berturut-turut. Dengan demikian, buku itu merupakan buku penjualan terbesar yang pernah ada dalam sejarah  dan tetap demikian sampai sekarang. Yang terkandung di dalamnya adalah penemuan pikiran reaktif – sumber mimpi buruk yang tersembunyi, ketakutan yang tidak masuk akal, gangguan dan ketidakamanan.

Namun L. Ron Hubbard tidak pernah menganggap Dianetics sebagai akhir dari penelitiannya, namun, sebuah batu loncatan untuk menemukan dan mengisolasi sumber kehidupan lama yang ilusif. Dan memang, teknik-teknik Dianetik menyediakan sarana yang dengannya para praktisi segera menemukan kehidupan lampau. Menekankan aplikasi dan penelitian lebih jauh lagi, pencapaian dari apa yang dikenal sebagai eksteriorisasi – menunjukkan jika Roh yang didalam Scientology disebut Thetan  memang terpisah dari  tubuh dan pikiran: disinilah Aliran Spiritual  Scientology lahir.

Cara kerja dianetik sendiri sangat unik, Dalam Dianetics: Ilmu Kesehatan Mental Modern, L. Ron Hubbard menulis: “Sumber penyimpangan telah ditemukan sebagai sub-pikiran yang sampai sekarang tak terduga, yang lengkap dengan rekamannya sendiri, mendasari apa yang dipahami oleh Manusia kemudian ‘sadar’ akan  pikirannya . Konsep akal bawah sadar digantikan oleh Dianetika oleh penemuan bahwa ‘pikiran bawah sadar’ adalah satu-satunya pikiran yang selalu sadar. Dalam Dianetik, sub-pikiran ini disebut pikiran reaktif. ”

Pikiran reaktif tidak menyimpan kenangan seperti yang kita kenal. Ini menyimpan beberapa jenis gambar – gambar mental yang disebut engrams. Engram adalah rekaman lengkap, sampai ke detail akurat terakhir, dari setiap persepsi yang hadir pada saat sebagian atau keseluruhan “ketidaksadaran” akibat pengalaman menyakitkan. Menurut dianetik manusia tidak bisa berpotensi bukan karean apa yang dia lakukan tapi apa yang sudah dilakukan terhadapnya.

ketidaksadaran bisa disebabkan oleh kejutan,  kecelakaan, anestesi yang digunakan untuk operasi, rasa sakit karena luka atau penyakit yang serius . Selama masa-masa ini, pikiran analitis dimatikan secara utuh atau sebagian dan pikiran reaktif terpotong, seluruhnya,  atau sebagian. Sebuah engram ada di bawah tingkat kesadaran individu namun dapat diaktifkan sehingga dapat memaksakan isinya dan dapat menyebabkan ketakutan, emosi, rasa sakit dan penyakit psikosomatik yang tidak diketahui,tidak di inginkan , dan tidak dapat dinilai.

Dalam prosedur Dianetics, individu tersebut menceritakan sebuah kejadian “ketidaksadaran” dari awal sampai akhir sampai engram dikurangi  yang berarti semua tuduhan atau penderitaan diambil dari sebuah insiden, atau terhapus, yang berarti kejadian tersebut telah lenyap selamanya. Bagaimanapun, individu bebas dari efek merugikan dari  kejadian tersebut dan dapat mengalami kelegaan yang luar biasa dan naiknya skala emosi.prosesnya sendiri disebut “Auditing” seperti konseling namun dalam teknik auditing,terapis hanya mendengerkan dan bertanya untuk memunculkan pengalaman ketidaksadaran ke individu yang di audit yang disebut Preclear berdasarkan buku panduan .

Prosedurnya sendiri bukanlah seperti hipnotis karena Preclears ( orang yang diaudit) sadar 100 % ,dan perlu diketahui pula jika individu yang menggunakan teknik Dianetik tidak disebut sebagai pasien karena L.Ron Hubbard dalam rekaman wawancara pribadinya di rhodesia tahun 1965 berjudul Introduction dianetik , mengatakan jika “ Pasien identik dengan mereka yang memiliki penyakit, kami tidak menangani mereka yang memiliki penyakit kami hanya membantu individu lepas dari bayang-bayang masa lalunya dan mampu meningkatkan potensinya”.

Mengambil bentuk sebagai sebuah gereja kadang membuat Scientology  selalu  disalahpahami sebagai perpanjangan misi dari gereja kristen umumnya namun jika menurut para Scientologist ( Sebutan anggota scientology)  yang saya temui, menjelaskan jika Kata gereja berasal dari kata Yunani kyrios yang berarti “tuan” dan basis kewarganegaraan Indo-Eropa, “menjadi kuat.” Arti kata yang ada saat ini meliputi “sebuah kongregasi,” “kekuatan gerejawi yang dibedakan dari sekuler” dan “aliran bidah lainnya”.

Kata gereja tidak hanya digunakan oleh organisasi Kristen. Ada gereja sepuluh ribu tahun sebelum ada orang Kristen, dan agama Kristen sendiri merupakan pemberontakan melawan gereja mapan. Dalam penggunaan modern, orang berbicara tentang gereja Budhis atau Yahudi, merujuk secara umum ke seluruh tubuh orang-orang percaya dalam ajaran agama tertentu. Gereja adalah sebuah komunitas orang percaya yang memiliki kesamaan sistem keyakinan dan praktik keagamaan yang dikuduskan dimana mereka berusaha untuk mengatasi masalah akhir kehidupan.

Kembali kepada sejarah ketika pada tahun 1950an, Scientologists menyadari bahwa teknologi L. Ron Hubbard hasilnya sangat sukses   metode berhasil  membebaskan manusia dari masalah , dan kesadaran spiritual secara bertahap dapat diraih .pada saat itu tidak ada pertanyaan di benak mereka bahwa mereka terlibat dalam praktik keagamaan. Jadi, di awal tahun 1950an, mereka memutuskan bahwa sebuah gereja dibentuk untuk melayani kebutuhan spiritual mereka dengan lebih baik. Gereja Scientology yang pertama kemudian didirikan pada tahun 1954. Sejak saat itulah Scientology dikenal sebagai Gereja Scientology.

Setelah sukses besar pencapaian pribadinya dan makin besarnya Gereja Scientology ,membuat  Ron Hubbard menggali lebih jauh ke dalam sifat spiritual Manusia melalui buku-buku lanjutannya dan kemudian mendokumentasikan penemuannya dalam ribuan rekaman ceramah, film, artikel dan buku. Untuk lebih jauh memperkenalkan ajarannya Beliau  mengelilingi dunia dan kemudian membuka Church of Scientology di 4 Benua  – berkantor pusat pada awal mulanya  di kediamannya di Inggris selatan bernama Saint Hill Manor, yang terletak tepatnya di sussex East Grinstead, Inggris raya.

Melalui tahun-tahun berikutnya, L. Ron Hubbard terus memajukan subjek sampai dia wafat pada tahun 1986, Warisannya terdiri dari puluhan juta kata yang diterbitkan, rekaman ceramah dan film, sementara lebih dari 250 juta salinan buku dan ceramahnya beredar, dia telah mengilhami sebuah gerakan yang mencakup semua benua dan semua kebudayaan.

Kenapa Scientology bisa disebut agama? Pihak Church of scientology didalam rilis resminya melalui situs resminya www.scientology.org menyebutkan jika Scientology sudah  memenuhi ketiga kriteria yang umumnya digunakan oleh para ilmuwan agama di seluruh dunia untuk menentukan religiusitas: (1) kepercayaan akan beberapa Realitas tertitinggi, seperti kebenaran tertinggi ataupun keabadian yang melampaui dunia sekuler saat  ini; (2) praktik keagamaan yang diarahkan pada pemahaman, pencapaian atau komunikasi dengan Realitas Tertinggi ini; Dan (3) sebuah komunitas orang percaya yang bergabung bersama dalam mewujudkan  pencapaian hingga ke Realitas Tertinggi ini.

Pandangan Scientology tentang Realitas Tertinggi yang melampaui dunia material mencakup konsep tentang thetan dan dinamika yang mencakup dunia spiritual (Dinamika Ketujuh) dan Yang Mahakudus (Dinamika Kedelapan), perlu diketahui juga Scientology membagi kehidupan berdasarkan dalam 8 dinamika asumsi jika semua  aktivitas dalam kehidupan seseorang tidak hanya dapat dipahami sesuai keinginan mereka, tapi masing-masing harus diselaraskan dengan yang lain untuk meningkatkan pertahananan hidup.

Pembagian dinamikanya sendiri terdri dari Dinamika diri sendiri, Dinamika kreatifitas dimana didalamya mencakup soal membangung kelurga dan membesarkan anak, Dinamika  Group, Dinamika Spesies atau dinamika kelompok manusia yang lebih besar, Dinamika Makhluk hidup mencakup seluruh kehidupan, Dinamika universalitas fisik yang didalam Scientology disebut sebagai mest (matter, energy, space,and time ), Dinamika dunia spiritual, dan dinamika Mahakudus.

Sementara unsur kedua dapat ditemukan dalam upacara upacara ritual Scientology seperti penamaan, perkawinan dan layanan pemakaman, namun terutama dalam dinas keagamaan dalam audit dan pelatihan dimana Scientologists meningkatkan kesadaran spiritual mereka dan mencapai pemahaman tentang dunia spiritual dan akhirnya , Yang Mahatinggi. Mengenai elemen ketiga, sebuah komunitas orang percaya yang sangat penting dapat ditemukan di setiap Church of Scientology hampir setiap saat sepanjang hari.

Menurut L.Ron Hubbard dalam Buku New Slant of life menuliskan jika “ Scientology meneruskan tradisi keagamaan sepuluh ribu tahun dan mencakup kebenaran yang ditemukan dalam teks suci tertua Hindu Veda dan kebijaksanaan Buddhisme. Scientology memiliki kesamaan dengan semua agama besar yaitu adanya harapan untuk mencapai  perdamaian di Bumi dan keselamatan bagi Manusia. Apa yang baru tentang Scientology adalah bahwa ia menawarkan jalan yang tepat untuk mewujudkan perbaikan spiritual di sini dan sekarang dan cara untuk mencapainya dengan kepastian yang mutlak”.

Namun meskipun disebut agama ,Scientology bukan sebuah agama tertutup yang keanggotaannya sangat ekslusif. L.Ron Hubbard menjelaskan jika Scientology adalah filosofi religius terapan yang berbeda dari praktik keagamaan pada umumnya. Scientology tidak mengganggu kepercayaan atau keyakinan religius seseorang dengan cara apa pun. Seseorang dari agama manapun bisa menjadi Scientology. Scientology akan memberi seseorang pemahaman yang lebih baik tentang agamanya sendiri. Dalam Scientology, wilayah Dinamis ke-8, Yang Mahakuasa atau Tuhan, tidak saling terkait. Scientology tidak mengevaluasi individu di daerah ini dan membiarkan ini sepenuhnya tergantung pada pilihan individu. Dalam Scientology kita menemukan orang-orang dari semua agama, termasuk Kristen, Budha, Muslim, Yahudi dan banyak lainnya.

Berkenaan dengan Filosofi religus terapan L.Ron Hubbard menjelaskan jika “ Scientology adalah filsafat agama yang diterapkan. “Filosofi adalah sesuatu yang membantu Anda kesulitan  dalam hidup. Filsafat: Definisi – Mengejar pengetahuan. Pengetahuan tentang penyebab dan hukum segala sesuatu. Filosofi terapan adalah hubungan yang harus dilakukan dengan melakukan dan bertindak. Salah satu yang berlaku untuk hidup – bukan hanya sebuah teori, tapi teori yang dapat digunakan untuk membantu Anda mencapai kehidupan yang lebih baik. “” Ada sesuatu yang perlu dipelajari, diketahui dan digunakan dalam Scientology. “( (HCOB 4 March 1965 – MATERIALS – STUDY MATERIALS FOR HAS, LESSON 1, issued by L. Ron Hubbard)

Bahkan Scientology memiliki kredo yang menjelaskan dan mendukung pertanyaan ini yang ditulis pada tanggal 18 februari 1954 di phoniex arizona, Setelah Mr. Hubbard menerbitkan kredo ini dari kantornya di Phoenix, Arizona, Church of Scientology mengartikannya sebagai kredo karena secara ringkas mengemukakan apa yang diyakini oleh para Ilmuwan.  “

Kami gereja percaya

Bahwa semua orang dari ras, warna atau kepercayaan apa pun diciptakan dengan hak yang sama.

Bahwa semua orang memiliki hak yang tidak dapat dicabut atas praktik keagamaan dan penampilan mereka sendiri.

Bahwa semua orang memiliki hak yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan mereka sendiri.

Bahwa semua pria memiliki hak yang tidak dapat dipisahkan dari kewarasan mereka.

Bahwa semua orang memiliki hak yang tidak dapat dicabut atas pembelaan mereka sendiri.

Bahwa semua pria memiliki hak yang tidak dapat dicabut untuk memahami, memilih, membantu atau mendukung organisasi, gereja dan pemerintahan mereka sendiri.

Bahwa semua orang memiliki hak yang tidak dapat dicabut untuk berpikir bebas, berbicara dengan bebas, untuk menulis pendapat mereka sendiri secara bebas dan untuk melawan atau mengucapkan atau menulis berdasarkan pendapat orang lain.

Bahwa semua orang memiliki hak yang tidak dapat dicabut untuk penciptaan jenis mereka sendiri.

Bahwa jiwa manusia memiliki hak juga .

Bahwa studi tentang Pikiran dan penyembuhan penyakit akibat mental seharusnya tidak terasing dari agama atau dimaafkan di bidang nonreligius.

Dan bahwa tidak akan ada kelompok yang bisa menolak ini  karena kami percaya  Tuhan yang memiliki wewenang untuk menunda atau menyisihkan hak-hak ini, terang-terangan atau terselubung.

Dan kami gereja percaaya

Manusia itu pada dasarnya baik.

Bahwa dia berusaha untuk Bertahan Hidup.

Bahwa kelangsungan hidupnya bergantung pada dirinya sendiri dan pada rekan-rekannya dan pencapaian persaudaraannya dengan alam semesta.

Dan kita dari Gereja percaya bahwa hukum-hukum Allah melarang Manusia

Untuk menghancurkan sesamanya sendiri.

Menghancurkan kewarasan orang lain.

Menghancurkan atau memperbudak jiwa orang lain.

Menghancurkan atau mengurangi kelangsungan hidup teman seseorang atau kelompok seseorang.

Dan kami gereja percaya

Bahwa roh itu bisa diselamatkan.

Dan roh itu sendiri bisa menyelamatkan atau menyembuhkan tubuh.

 

Doktrin Scientology percaya bahwa pada dasarnya “ Manusia itu baik”, kejahatan dalam diri manusia terjadi karena manusia tersebut tidak bisa menyelesaikan masalahnya dan lingkungan disekitarnya tidak membantunya, Scientology percaya jika pada dasarnya “ manusia itu berpotensi “, dan memiliki hak untuk kebebasan memilih apapun kepercayaannya.

Lalu Kemudian apakah Scientology mempunyai kitab suci ? ya , tentu Kata-kata yang diucapkan tertulis dan direkam dari L. Ron Hubbard tentang Ilmu Scientology secara kolektif merupakan kitab suci agama tersebut. Dia mengemukakan teologi dan teknologi Scientology dalam puluhan juta kata, termasuk ratusan buku, sejumlah film dan hampir 2.500 rekaman ceramah.namun bukan sebagai kitab suci  dalam pengertian yang sakral yang didewakan mulai dari kertasnya, hurufnya, atau pun cara peletakannya tapi lebih kepada sebuah buku biasa yang terpenting dari semuanya itu harus diterapkan dan dibagikan kepada orang lain dengan niat untuk saling tolong menolong.

 

 

* Tulisan ini ditulis langsung oleh penganut Scientology di Indonesia. Untuk menghormati orisinalitas, tulisan ini tidak melalui proses editing

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*