30 Mahasiswa STT Belajar Kemajemukan di ICRP

Sekitar 30 mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi  (STT) Jakarta yang tergabung dalam mata kuliah Pendidikan Kristiani dalam gereja dan Masyrakat Majemuk (PKGMM) mengunjungi sekretariat ICRP Rabu, (22/02/2012). Kunjungan ini bertujuan untuk mendalami pengetahuan tentang kemajemukan di Indonesia.

Menurut dosen pendamping mahasiswa, Kadarmanto, menjelaskan bahwa kedatangan mereka ke ICRP untuk menolong mahasiswa dalam menginternalisasi nilai-nilai kemajemukan yang ada disekitar mereka. Karena menurutnya internalisasi nilai-nilai kemajemukan itu tidak mudah. Tidak bisa mengandalkan teori diperkuliahan.

Rombongan mahasiswa STT ini disambut hangat oleh Nur Kafid sebagai Manager Program ICRP. Terlihat juga beberapa staff yang mendampingi seperti Luci, Boby, dan Mukhlisin. Dalam sambutannya Nur Kafid menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa STT yang telah berupaya untuk mempelajari dan menginternalisasi kemajemukan di Indonesia. “ICRP memang menjadi rumah bersama umat-umat beragama dan kepercayaan di Indonesia yang sangat majemuk ini” ungkapnya.

Selain membahas mengenai kemajemukan secara umum di Indonesia. Secara spesifik mereka juga membahas mengenesai kegiatan dan program kerja ICRP. Seperti program sekolah agama yang dilaksanakan setiap 2 minggu satu kali, advokasi, serta kegiatan bersama jaringan-jaringan ICRP lainnya, dll.

Bagi para mahasiswa ini, perbedaan merupakan sebuah keniscayaan. Seperti diungkapkan salah satu peserta kunjungan Olivia. Merayakan perbedaan itu tidak hanya diranah intelektual tetapi juga di ranah kehidupan praksis sehari-hari. Dan perbedaan adalah sebuah keindahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*