Masyarakat Surabaya Anti Kekerasan Gelar Aksi

Aksi penolakan terhadap kekerasan sejumlah ormas digelar dikota pahlawan Surabaya. Puluhan aktivis yang tergabung dalam Masyarakat Surabaya Anti Kekerasan (Masak) menggelar aksi tersebut di depan Kebun Binatang Surabaya Juma’at (17/02/2012) siang tadi.

Berbekal spanduk dan poster bertuliskan “SURABAYA DAMAI = SURABAYA TANPA KEKERASAN” ini, para aktivis menentang segala bentuk tindakan kekerasan yang terjadi dengan alasan apapun. Mereka juga menuntut negara untuk menindak tegas pelaku kekerasan berdasarkan hukum dan ketentuan yang berlaku. Selain itu juga mengajak masyarakat untuk menolak ormas yang kerap kali menggelar aksi kekerasan.

Massa yang terdiri dari berbagai organisasi masyarakat dan kemahasiswaan ini bukan bertujuan untuk membubarkan ormas tertentu. Tetapi, menolak tindakan kekerasanya. Selain itu, mereka juga menegaskan supaya masyarakat jangan menggunakan cara-cara kekerasan dalam masalah tertentu. Tetapi lebih mengedepankan cara-cara damai.

“Dari aksi kali ini kami berharap kedepan nanti, masyarakat kita berani menyatakan penolakan atau menyatakan tidak terhadap berbagai bentuk kekerasan yang bisa saja terjadi dan menimpa kita semua dengan segala bentuknya. Kami menolak segala bentuk kekeraan dengan segala bentuknya,” tegas koordinator aksi Andreas seperti dikutip suarasurabaya.net

Diantara organisasi yang tergabung dalam aksi ini adalah PMII Jatim, CMARs Surabaya, Paguyuban Arek Surabaya (PAS), GAYa Nusantara, Gerakan GusDurian, Cakrawala Timur, ANBTI Jatim, Pusham Unair, Pemuda Katholik Surabaya, Solidaritas Arek Pandegiling untuk Keadilan (Sapuk), Lembaga Bhineka, Sapulidi, Koalisi Perempuan Indonesia, Yayasan Maryam dan OPSI.

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*