Gugatan ateis Inggris dikabulkan

Sabtu, 11/02/2012 05:41 WIB

BBCIndonesia.com – detikNews

Indonesia – BBC –

Bone berkeyakinan kebebasan beragama dijamin, demikian juga kebebasan tak beragama.

Bone berkeyakinan kebebasan beragama dijamin, demikian juga
kebebasan tak beragama.

Pengadilan Tinggi London, Inggris mengabulkan gugatan seorang
ateis yang mengajukan keberatan atas pembacaan doa sebagai
bagian dari pertemuan di lingkungan pemerintah kota.

Clive Bone, mantan anggota parlemen daerah Bideford, Inggris
bagian barat daya, mengeluh bahwa pembacaaan doa membuatnya
malu dan membuatnya dalam posisi tidak mengenakkan.

Pengadilan Tinggi London hari Jumat (10/02) memutuskan
Pemerintah Kota Bideford telah melampaui wewenangnya dengan
cara menerapkan pembacaan doa sebagai bagian dari
pertemuan-pertemuan resmi.

Hakim Ouseley mengatakan pembacaan doa itu tidak sah
berdasarkan pasal 111 Akta Pemerintah Daerah tahun 1972. Namun
hakim mengatakan pembacaan doa bisa dilakukan selama para
anggota parlemen daerah tidak diminta secara resmi untuk
hadir.

“Pemerintah daerah tidak memiliki wewenang berdasarkan pasar
111 Akta Pemerintah Daerah 1972 untuk mengadakan pembacaan doa
sebagai bagian dari pertemuan resmi, atau mengundang para
anggota parlemen daerah ke pertemuan yang di dalamnya ada
acara pembacaan doa,” kata hakim Ouseley.

Bukan atas dasar HAM

Hakim mengakui kasus ini memunculkan masalah-masalah yang
menyangkut kepentingan umum dan memberikan izin kepada
Pemerintah Kota Bideford untuk mengajukan banding.

National Secular Society (NSS), yang mendampingi Clive Bone
dalam memperkarakan pembacaan doa, mengatakan ritual tersebut
melanggar Konvensi Hak Asasi Manusia Eropa yang melindungi
kebebasan hati nurani dan tidak menghadapi diskriminasi.

Namun kasus tersebut tidak dipertimbangkan atas dasar hak
asasi manusia tetapi berdasarkan peraturan pemerintah daerah.

Seorang warga Kristen yang berteman dengan Clive Bone
mengatakan putusan pengadilan akan berdampak buruk terhadap
peran Kristen dalam kehidupan publik di Inggris.

 

Sumber http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2012/02/120210_devonatheists.shtml

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*