GKI Yasmin Gelar Ibadat di Depan Istana

Merasa hak beribadat mereka tidak kunjung dapat penyelesaian, ratusan Jemaat GKI Yasmin, Bogor, Jawa Barat menggelar Ibadat di depan Istana Negara Jakarta, Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Ahad (29/01/2012). Aksi ini dilakukan dengan tujuan presiden segera mengambil tindakan soal hak beribadat mereka yang selama ini tengah dikebiri oleh Pemerintah Kota Bogor.

Tidak hanya perlakuan diskriminatif yang di terima oleh Jemaat GKI Yasmin, tetapi sampai saat ini intimiddasi-intimadasi kerap dilakukan oleh sekelompok massa terhadap Jemaat. Kasus ini merupakan buntut dari pengeluaran Surat Keputusan Wali Kota Bogor Nomor 645.45-137 Tahun 2011 tentang Pencabutan Keputusan Wali Kota Bogor Nomor 645.8-372 Tahun 2006 tentang Izin Mendirikan Bangunan atas Nama GKI Yasmin.

Pengeluaran Suarat Keputusan yang dilakukan secara sepihak ini telah mengakibatkan konflik horizontal antar warga. Seperti yang telah diungkapkan Bona Sigalingging, juru bicara GKI Yasmin, presiden sebagai pemegang kekuasaan tertinggi pemerintah harus mengambil alih dan melakukan intervensi terhadap tindakan diskriminatif ini.

Seperti dalam kesempatan-kesempatan sebelumnya Bona mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Bogor yang seharusnya melaksanakan putusan peninjauan kembali (PK) Mahkamah Agung, justru menjadi pihak yang berada dibalik pelarangan ibadat GKI Yasmin. Selain itu, tindakan intimidasi yang dilakukan oleh dua ormas setempat yaitu FORKAMI dan GARIS tidak mendapatkan sorotan dari pejabat terkait, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Menteri Dalam Negeri sampai saat ini tidak memberikan itikad baik menyelesaikan intimidasi ini.

Dalam aksi ini, Alex Paulus, anggota majelis pendamping GKI Yasmin memimpin doa penutup dengan permohonan supaya konflik ini segera selesai dan hak ibadat Jemaat GKI Yasmin segera dipenuhi. Disamping itu, dalam doanya Alex Paulus mempertanyakan arti kewarganegaraan mereka ketika hak beragama dan beribadah mereka dilanggar. [Mukhlisin]

One comment

  1. Pemerintah Bogor kan merelokasi, namun GKI Yasmin belum menerima… Ada apa ya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*