5 Tameng MK Putuskan Uji UU Penodaan Agama

INILAH.COM, Jakarta – Hari ini Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang putusan uji materi UU Larangan Penodaan Agama. Sebelum memutus, Ketua MK Mahfud MD, memaparkan lima tameng sebelum putusan diambil.

Dalam keterangan tertulis yang disampaikan Ketua MK Mahfud MD, Senin (19/4), Mahfud mengungkapkan lima hal itu, yakni, pertama, MK memutus dengan independen, tak terpengaruh oleh tekanan atau opini publik yang berkembang di luar sidang-sidang MK. MK hanya mendasarkan diri pada ketentuan UUD 1945 dan fakta hukum yang muncul di persidangan.

Kedua, putusan MK dibuat bukan berdasarkan pihak mana yang mendapat dukungan lebih banyak atau pihak mana yang tidak mendapat dukungan. Putusan yang didasarkan berdasar besar/kecilnya dukungan itu adalah putusan politik.

“MK hanya membuat putusan hukum yang dasarnya adalah logika konstitusi dan hukum. UUD 1945 telah mengatur dengan rinci dan ketat mengenai perlinduangan HAM dan itulah tolok ukur utama dalam pembuatan putusan MK,” kata Mahfud.

Ketiga, dalam membuat putusan MK juga tidak terikat pada pandangan-pandangan teoretis atau pendapat ahli dan pengalaman di negara lain. Pandangan ahli, teori konstitusi, dan pengalaman negara lain hanya sebagai sumber pembanding dan bukan sumber penentu.

Sumber penentunya, sambung dia, adalah UUD 1945 yang tafsir-tafsirnya memang bisa saja ditemukan dalam pendapat ahli atau teori-teori. Namun, pendapat ahli atau teori itu tak mengikat, sebab meskipun baik belum tentu dianut di dalam UUD 1945.

Keempat, begitu juga MK tak membuat putusan berdasar ayat-ayat agama, melainkan berdasar ayat-ayat konstitusi yang berlaku di Indonesia. “MK berprinsip bahwa hak dan kebebasan beragama adalah hak azasi yang tak boleh diganggu atau saling mengganggu,” imbuhnya.

Kelima, MK akan menyajikan konstruksi hukum dan menganalisis setiap argumen yang diajukan oleh pihak-pihak dan para ahli yang dihadirkan dalam sidang. Dengan cara menjawab semua isu itu, saya yakin putusan MK bisa dipahami dan dapat menyelesaikan pro dan kontra. [ikl/mut]

http://inilah.com/news/read/politik/2010/04/19/471391/5-tameng-mk-putuskan-uji-uu-penodaan-agama/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*