Dani Dwi Permana dan Maraknya Bunuh Diri Remaja

Akhir Sepetemer lalukita dikejutkan dengan fakta mencengankan, ternyata pelakubom bunuh diri di JW Marriot 17 Juli adalah seorang remaja. Lebih hebohnya lagi Dani Dwi Permana, sang remaja usia 18 tahun mengaku bahwa apa yang dilakukannya bukan bunuh diri, tetapi sesuatu yang wajib baginya. “Kita sih bukan bunuh diri,” kata Dani dalam rekaman yang diambil dari laptop milik Noordin M Top, yang dipublikasikan polisi. “Kalau bunuh diri itu orang frustrasi,” lanjutnya.

Dalam video yang direkam oleh sang perekrut Syaifudin Zuhri itu, Dani terlihat santai duduk di rerumputan sambil sesekali mengambil penganan kecil yang dibawanya. Dalam video itu, terlihat Dani dan Nana tamapk sangat menikmati suasana. Keduanya jogging bersama dan terlihat tertawa-tawa.

Dani bukan satu-satunya remaja yang melakukan tindakan bunuh diri. Sebelumnya pada April 2005 di Tegal, Jawa Tengah, aksi bunuh diri juga dilakukan oleh bocah 15 tahun bernama Eko rayanto, Eko merasa malu akibat tidak mampu membayar tunggakan uang sekolah selama sembilan bulan yang per bulannya sebesar Rp.5000.

Silakan mengirim email berisi judul artikel ke redaksi@icrp-online.org untuk membaca artikel ini lebih lanjut.

One comment

  1. wah rakyat sudah hilang akalnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*